SuaraNusantara.com-Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Banten, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengusulkan pembangunan Sambungan Rumah (SR) yang berkaitan dengan pasokan air bersih di lingkungan pemukiman yang membutuhkannya.
Kepala Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk mengatasi masalah kekeringan yang kerap terjadi, terutama dalam menyediakan pasokan air bersih bagi warga.
Sebelumnya, pihaknya telah berhasil membangun 85 SR di Kelurahan Buaran Indah. Saat ini, mereka juga sedang dalam proses pembahasan dengan masyarakat untuk membangun 20 SR tambahan di Kelurahan Kunciran.
Baca Juga: 4.772 Hektare Lahan Pertanian di Banten Mengalami Kekeringan
“Ada beberapa pembangunan infrastruktur Sambungan Rumah (SR) untuk memfasilitasi distribusi air bersih ke kawasan pemukiman masyarakat telah selesai dan yang lain masih berjalan,” ujarnya.
Sugihharto menjelaskan bahwa beberapa proyek infrastruktur SR telah selesai, sementara yang lain masih dalam proses. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi distribusi air bersih di berbagai pemukiman masyarakat.
Selain itu, Dinas Perkimtan telah mengambil langkah antisipatif dengan menyediakan dua toren air non-permanen berkapasitas 600-800 liter. Toren ini dapat digunakan secara fleksibel dan kondisional di berbagai lokasi yang memerlukan pasokan air bersih.
Baca Juga: Operasi Gabungan Penertiban Truk Tanah di Kota Tangerang: 16 Truk Terjaring Razia
Dalam rangka optimalisasi penyediaan air bersih, Dinas Perkimtan Kota Tangerang juga terus berkoordinasi dengan Perumda Tirta Benteng. Mereka bekerja sama untuk memobilisasi tangki air bersih dan toren air bersih secara kondisional sesuai dengan kebutuhan.
Sugihharto berharap bahwa langkah-langkah antisipatif ini akan membantu memastikan ketersediaan air bersih di berbagai pemukiman masyarakat.
“Jadi, masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi kami melalui layanan yang telah disediakan,” tandasnya.













Discussion about this post