Suaranusantara.com- Kekeringan yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin parah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat, ada 7 kelurahan yang terdampak kekeringan. Dan 1.550 kepala keluarga terdampak krisis air bersih.
“7 kelurahan yang terdampak kekeringan di Kota Tangsel yakni, Kelurahan Keranggan, Muncul, Setu, dan Babakan di Kecamatan Setu.Kemudian di Kecamatan Pondok Aren, Kelurahan Jurangmangu dan Kecamatan Serpong, Kelurahan Ciater, dan Buaran,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangsel, M Faridzal Gumay di Kota Tangsel, Senin, (9/10/2023).
Ia menjelaskan, saat ini di Kota Tangsel titik kekeringan juga mengalami kenaikan, pada minggu lalu awalnya ada 18 titik, kini jumlahnya menjadi 23 titik yang terdampak krisis air bersih.
Baca Juga :Â Desak Made Targetkan Jadi Juara di Olimpiade Paris 2024
Menurut dia, dampak kekeringan ini dirasakan oleh puluhan ribu kepala keluarga dari 7 kelurahan tersebut. Total warga terdampak krisis air bersih sebanyak 1.550 kepala keluarga.
“Atas kejadian tersebut kami telah mengambil tindakan dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 127.700 liter yang dibantu pihak pengembang swasta,” jelas dia. (RD)













Discussion about this post