Suaranunsantara.com – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengajak warga Jakarta untuk membantu korban gempa berkegiatan 5,6 SR di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Selain karena alasan kemanusiaan, bantuan tersebut juga didasari dari wilayah Cianjur yang berkontribusi besar bagi masyarakat Ibu Kota.
Heru mengatakan, Cianjur sebagai kawasan agraris penghasil padi dengan jenis beras berkualitas.
Selain itu, Cianjur masuk sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) punya andil besar bagi Indonesia bersama dengan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur atau disebut dengan kawasan perkotaan Jabodetabekpunjur.
Menurutnya, musibah tersebut layak menjadi perhatian semua pihak, termasuk Pemprov DKI Jakarta karena telah menelan banyak korban jiwa, harta benda dan infrastruktur.
“Saya tentu berduka dan belasungkawa atas musibah gempa di Cianjur, dan ini menjadi perhatian kami juga karena Cianjur termasuk KSN yang punya andil bagi Jakarta dan Indonesia,” kata Heru dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/11/2022).
“Cianjur juga sebagai perlintasan dua kota besar yang kita kenal sebagai salah satu daerah agraris penghasil padi yang punya varietas beras Pandan Wangi dan menjadi khas Indonesia sejak tahun 1937,” lanjutnya.
Heru mengatakan, Cianjur sebagai kawasan dengan keasrian dan kesejukan alamnya, juga merupakan salah satu daerah dengan potensi sumber daya alam yang luar biasa.
Ditinjau dari aspek geografis, Cianjur memiliki tanah yang mengandung zat organik tinggi sehingga menjadi faktor pendukung untuk menghasilkan berbagai komoditas perkebunan.
“Gempa kemarin tentu berdampak pada lalu lintas perekonomian warga, kelangsungan pendidikan dan juga psikologi masyarakat, sehingga itu kami dan kita semua terpanggil untuk bersama sama membantu,” ujarnya.
Diketahui selain penghasil beras, Cianjur juga potensial terhadap komoditas perkebunan seperti teh, kopi, cengkeh dan kelapa serta tergolong sebagai komoditas unggulan secara nasional.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengirimkan tim gabungan 99 orang untuk membantu penanganan korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, termasuk bantuan logistik senilai Rp 2,1 miliar.
“Setelah mendapat arahan Pak Pj Gubernur dan Pak Sekda, Pemprov DKI Jakarta akan mengirimkan Tim Tanggap Darurat untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah setempat dalam Penanganan Bencana Gempa bumi Cianjur,” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji. (ADT)













Discussion about this post