Suaranusantara.com – Beredar isu adanya unit rumah Down Payment (DP) 0 rupiah yang disewakan. Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pun angkat bicara perihal persoalan tersebut.
Namun, dirinya mengaku akan melihat terlebih dahulu aturan penggunaan hunian tersebut sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
“Kami lihat dulu aturannya,” ujar Heru dari keterangan yang diterima, (23/6/2023).
Heru mengatakan bahwa awalnya program rumah DP 0 rupiah diperuntukan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan biaya minim sehingga dipermudah dengan tidak adanya pembayaran DP.
Sehingga, lanjut Heru, pihaknya akan menindak sesuai dengan aturan yang ada. Jika memang tidak boleh disewakan maka akan ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita lihat aturannya lagi. Karena DP 0% hak-haknya mereka apa. Kan mereka cicil untuk kepemilikan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, ramai dibahas dimedia sosial tentang adanya pemasaran indekos rumah DP 0% nyaman dengan harga murah dikawasan Jakarta Timur.
Video itu diunggah pemilik akun Instagram @nafishalydia. Dalam video berdurasi 1 menit 6 detik itu, tarif sewanya hanya Rp 1 juta/bulan tanpa biaya iuran pengelolaan lingkungan (IPL).
“Kalian yang lagi cari kosan yang nyaman dan harganya murah, sini aku kasih tahu rekomendasi kos murah di Jakarta Timur,” tutur wanita dalam rekaman video saat mendeskripsikan hunian, dikutip Rabu (21/6/2023).
Rekaman video, memperlihatkan seisi ruang, mulai dari toilet, kamar, hingga beberapa fasilitas elektronik yang akan didapat pihak yang menyewa.
Keberadaan stiker putih bertuliskan ‘Program DP Nol Rupiah Fasilitas Pemilikan Rumah Sejahtera Pemerintah Provinsi DKI Jakarta’ yang tertempel pada pintu masuk hunian yang ada dalam videolah yang kemudian memperkuat dugaan hunian tersebut benar merupakan rumah DP Rp 0.
Sayangnya, usai viral kini unggahan video itu tak lagi ditemukan di akun Instagram @nafishalydia. Video diduga telah dihapus atau diarsipkan.(ADT)













Discussion about this post