Banten-SuaraNusantara
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Lebak Madlias, mengatakan gempa 6,1 skala Richter (SR) yang melanda kawasan Lebak mengakibatkan 1.231 rumah rusak, 3 orang luka-luka, dan 1 orang meninggal dunia. Angka ini didasari data BPBD Lebak pada hari Selasa (23/1/2018) sampai pukul 21.00 WIB.
Sebanyak 1.231 rumah yang rusak itu terdiri dari 1.125 rusak ringan dan 106 rusak berat. Kerusakan ini terjadi di 16 kecamatan yang berada di daerah pesisir selatan Banten.
Beberapa infrastruktur seperti bangunan sekolah dan masjid juga mengalami kerusakan berat maupun ringan.
“Satu orang meninggal dunia atas nama Nana (40), warga Kampung Cikawung, Bayah, karena kaget saat gempa,” kata Lebak Madlias kepada wartawan, di Banten, Selasa (23/1/2018).
Sampai berita ini diturunkan, BPBD Lebak terus melakukan pendataan mengenai jumlah korban dan kerusakan.
Berikut data kerusakan rumah di berbagai kecamatan, berdasarkan data BPBD Lebak pada pukul 21.00 WIB:
1. Bayah 118 rumah rusak ringan dan 24 rusak berat
2. Wanasalam 61 rumah rusak ringan dan 2 rusak berat
3. Panggarangan 92 rumah rusak ringan
4. Cilograng 107 rumah rusak ringan dan 42 rusak berat
5. Lebak Gedong 49 rumah rusak ringan
6. Sobang 2 rumah rusak ringan
7. Cimarga 5 rumah rusak ringan
8. Sajira 1 rumah rusak ringan
9. Cirinten 6 rumah rusak ringan dan 1 rusak berat
10. Cihara 1 rumah rusak ringan dan 4 rusak berat
11. Bojong Manik 15 rusak rusak ringan
12. Cijaku 140 rusak ringan dan 2 rusak berat
13. Cigemblong 9 rumah rusak ringan
14. Cibadak 1 rumah rusak ringan
15. Cibeber 4 sekolah rusak ringan
16. Malingping 518 rusak ringan dan 31 rusak berat.
Kontributor: HamidÂ












