Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Bentuk Uang Rp. 2.000 dan Rp. 20.000 Mirip, Awas Terkecoh

Suara Nusantara by Suara Nusantara
17 October 2017
in Peristiwa
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Net

Foto: Net

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Net

Jakarta-SuaraNusantara

Suatu malam, Lukman (46), warga Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, bergegas menaiki angkot 04 di Terminal Pasar Minggu. Setelah seharian bekerja sebagai office boy di sebuah lembaga kursus, duda 3 anak yang belum genap sebulan ditinggal mati istrinya itu ingin secepatnya pulang ke rumah.

Sesampainya di Halte Taman dekat Jalan Agung Raya 1, Lukman pun turun. Diberikannya selembar uang Rp. 50.000 kepada sopir. Sopir pun memberikan kembalian dan langsung tancap gas.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Lukman menghitung uang di tangannya. Tarif perjalanan Pasar Minggu-Lenteng Agung Rp. 4.000, sehingga kembalian tersebut bernilai Rp. 46.000, dan langsung dilipat ke dalam dompet.

Namun alangkah terkejutnya Lukman manakala keesokan paginya, uang di dompetnya hanya berjumlah Rp. 10.000, terdiri dari 2 lembar pecahan Rp. 2.000, 1 lembar Rp. 5.000, dan 1 lembar Rp. 1.000.

Sempat mengira uangnya dicuri oleh salah seorang anaknya, Lukman segera menyadari bila bentuk uang Rp. 2.000 dalam dompetnya sebenarnya mirip dengan uang Rp. 20.000.

“Jadi bisa saja sopirnya niat jahat sengaja menipu saya. Dia kasih saya dua lembar dua ribuan yang bentuknya mirip dengan dua puluh ribu. Atau bisa juga dia sendiri salah kasih, karena penerangan dalam angkotnya kan juga remang-remang. Saya nggak mau nuduh oranglah, takut nambah dosa,” ujar Lukman.

Bukan cuma Lukman yang mengalami kejadian tadi. Kesalahan mengidentifikasi pecahan Rp. 2.000 dan Rp. 20.000 baru juga kerap dialami warga lain. Jika siang hari, dengan mudah warga bisa membedakan nilai keduanya. Tapi bila malam hari di tempat yang agak gelap, barulah kesalahan bisa terjadi.

Uang kertas emesi baru keluaran tahun 2016-2017, memang nyaris sama antara Rp 2.000 dengan Rp 20.000. Sudah banyak orang yang terkecoh.

Bagi pedagang yang sering melakukan transaksi di malam hari atau menjelang pagi, pastinya sering tertipu atau setidaknya susah untuk membedakannya. Tak jarang ada pembeli yang kurang jujur, atau pedagang salah memberi kembalian.

Ada juga pengendara motor yang salah memberikan Rp. 20.000 sebagai biaya parkir liar di pinggir jalan yang seharusnya hanya Rp. 2.000. Rugi akhirnya.

Bukan cuma sekali ini Bank Indonesia mengeluarkan uang yang bentuknya mirip. Dulu pun masyarakat sering terkecoh dengan bentuk uang Rp. 10.000 dan Rp. 100.000 yang hampir sama.

“Seharusnya Bank Indonesia selaku pencetak uang rupiah memberikan perhatian pada bentuk uang yang disebar ke masyarakat. Jangan dibuat mirip karena hal itu bisa menyusahkan masyarakat dalam membedakannya,” tutur Direktur Pusat Kajian Ekonomi Indonesia (PKEI), Barata, di Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Barata mencontohkan, bila satu pecahan uang sudah bergambar pahlawan nasional mengenakan jas, maka pecahan uang lainnya jangan bergambar pahlawan nasional berjas lagi.

“Kan bisa dipilih pahlawan nasional yang memakai surban, peci, atau baju daerah. Jadi masyarakat mudah membedakannya,” tutur Barata.

Bisa juga, lanjut Barata, bila satu uang sudah memakai gambar pahlawan, maka uang lainnya jangan menggunakan gambar pahlawan, tetapi bisa menggunakan gambar hewan, maskot wisata suatu daerah, gambar gunung, produk kebanggaan nasional, dan sebagainya.

“Kalau perlu memakai gambar atlet yang pernah berjasa mengharumkan nama negara. Pahlawan kan tidak melulu harus orang yang berjuang di zaman perang,” tegas Barata.

Demikian pula dalam hal pemilihan warna. Warna antar pecahan mata uang harus dominan perbedaannya. Barata mencontohkan pecahan Rp. 10.000 dan Rp. 100.000 edisi perdana yang dicetak beberapa tahun lalu, dimana keduanya memiliki warna merah yang nyaris sama, sehingga masyarakat sering terkecoh.

Saat ini, Indonesia memiliki sebelas pecahan baru yang menampilkan 12 wajah pahlawan yang berbeda dari sebelumnya. Para pahlawan yang menghiasi uang baru ini adalah proklamator Bung Karno dan Bung Hatta yang ditampilkan bersama dalam pecahan Rp 100.000.

Kemudian Djuanda Kartawidjaja pada pecahan Rp 50.000, Sam Ratulangi dalam pecahan Rp 20.000, Frans Kaisepo dalam uang kertas pecahan Rp 10.000.

Lalu KH. Idham Chalid pada uang Rp 5.000, Mohammad Hoesni Thamrin pada uang Rp 2.000, Tjut Meutia pada uang Rp 1.000.

Untuk uang logam, ditampilkan I Gusti Ketut Pudja untuk uang Rp 1.000, TB Simatupang pada uang Rp 500, Dr. Tjiptomangunkusumo pada uang Rp 200 dan Herman Johannes pada uang Rp 100.

Menurut Barata, dari segi mutu, uang keluaran terbaru ini sebenarnya termasuk canggih, karena dilengkapi teknologi color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso, yang membuat uang menjadi lebih aman dari pemalsuan.

“Uang baru juga ramah bagi penyandang disabilitas karena didesain dengan kode tuna netra berupa efek rabaan. Tapi kekurangannya ya itu tadi, bentuknya ada yang mirip-mirip sehingga masyarakat kerap terkecoh. Saya imbau BI supaya lebih memerhatikan masalah ini di kemudian hari,” pungkas Barata.

Penulis: Cipto

 

 

 

 

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya
Peristiwa

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Seorang turis perempuan bernama Fernanda menjadi korban pemerkosaan...

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri
Lifestyle

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

by Fifi
5 March 2024

Suaranusantara.com - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo sibuk...

Ganjar Pranowo

IPW Laporkan Ganjar Pranowo ke KPK, Diduga Korupsi 100 M Lebih

5 March 2024
10 Polisi Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Jatim, Begini Kondisinya

10 Polisi Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Jatim, Begini Kondisinya

5 March 2024
Ilustrasi pembunuhan

Kisah Cinta yang Berujung Tragedi, Berikut Fakta Pembunuhan Indriana Dewi Eka Saputri

4 March 2024
Polisi Tangkap Dua Pemuda Perampok Minimarket di Cisauk

Riski Amelia Ditangkap Terkait Pelarian 16 Tahanan di Polsek Tanah Abang

22 February 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi

Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In