
Jakarta-SuaraNusantara
Musisi kawakan Leo Kristi meninggal dunia dalam usia 67 tahun. Almarhum mengembuskan nafas terakhir di rumah sakit Immanuel Bandung, Jawa Barat pada Minggu (21/5/2017) dini hari tadi.
Kabar duka tetang kematian muisisi balada yang bernama asli Imam Sukarwo ini pun beredar luas di dunia maya . “RIP trobadour ballad Leo Kristi (8/8/1949/-21/5/2017). Minggu pagi pukul 00.59 WIB di RS Immanuel Bandung,” demikian bunyi salah satu pesan.
Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di Jakarta, di Jalan Bongas II E7 No, 17 Jatiwaringin Asri, Pondok Gede, Jakarta Timur.
Leo Kristi mulai dirawat di rumah sakit sejak akhir April lalu. Kondisi kesehatan Leo menurun berawal dari diare yang telat penanganannya. Namun belakangan dokter juga mendiagnosa ginjal Leo bermasalah.
Leo dikenal sebagai troubadour atau musisi pengelana yang menikmati kariernya di jalanan. Bersama grup yang dia beri nama Konser Rakyat Leo Kristi (KRLK), dia sudah memiliki banyak album mulai dari Nyanyian Fajar yang dirilis pada 1975 hingga Hitam Putih Orchepada 2015.
Sebelumnya, Leo bergabung dalam kelompok Lemon Tree’s bersama Gombloh dan Franky Sahilatua. Kedua rekan Leo tersebut telah lebih dulu almarhum bertahun-tahun yang lalu.
Penulis: Yono












