Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Orasi Ilmiah di UBK, Puan Ajak Pemuda RI Teruskan Cita-cita Bung Karno Bangun Karakter Bangsa

Suara Nusantara by Suara Nusantara
1 December 2022
in Peristiwa
Reading Time: 4 mins read
A A
1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, suaranusantara.com – Ketua DPR RI Puan Maharani mengisi orasi ilmiah dalam acara wisuda Universitas Bung Karno (UBK). Ia pun mengajak para wisudawan/wisudawati untuk berpartisipasi membangun Indonesia.

Wisuda Program Sarjana XX dan
Program Magister Hukum IV Universitas Bung Karno digelar di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

Total wisudawan/wisudawati yang hadir sebanyak 826 orang yang berasal dari 12 Program Studi terdiri dari 11 Prodi Program Sarjana dan 1 Prodi Program Magister Hukum.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Saat tiba di lokasi, Puan disambut Rektor UBK dan keluarga Rachmawati Soekarnoputri yang mengelola Yayasan UBK. Almarhum Rachmawati Soekarnoputri merupakan pendiri UBK dan Yayasan UBK.

Puan memasuki ruang acara bersama rombongan Senat UBK sebagai prosesi dimulainya wisuda yang merupakan acara tunggal kegiatan tersebut. Usai prosesi wisuda, Puan lalu menyampaikan orasi ilmiah dengan tema ‘Sarjana Unggul Berkarakter Pancasila Membangun Indonesia di Era Digital’.

“Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang baru saja mendapatkan ijazah dan gelar akademiknya. Hari ini sangat didambakan dan menjadi kebanggaan bagi para wisudawan dan wisudawati,” kata Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengawali orasinya dengan memberikan motivasi kepada para lulusan UBK. Puan menceritakan mengenai raihan prestasinya sebagai perempuan pertama dan termuda sebagai Ketua DPR RI.

“Kalau kalian punya cita-cita, Insyaallah akan tercapai jika kerja keras dan disiplin,” tuturnya.

Puan menegaskan dirinya tidak serta merta menjadi Ketua DPR. Ia menegaskan dirinya pun berproses dari bawah ketika memutuskan memasuki dunia politik.

Secara khusus, Puan berpesan kepada wisudawati agar tidak takut berjuang sebagai perempuan. “Jangan kalah dengan para laki laki,” imbuhnya.

Puan pun menyatakan, Universitas Bung Karno telah secara nyata bergotong royong dan bekerja bersama dalam mewujudkan tujuan berbangsa dan bernegara, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa bukanlah sekadar kecerdasan dalam ilmu pengetahuan, melainkan juga kecerdasan dalam hal kebudayaan.

“Sehingga mencerdaskan kehidupan bangsa adalah merupakan Nation and Character Building, Pembangunan Karakter Bangsa. Nation and Character building, selalu digelorakan oleh Bung Karno,” ungkap Puan.

Peraih gelar Doktor Honoris Causa dari Pukyong National University (PKNU) Korea Selatan itu lalu mengutip pernyataan Bung Karno dalam pidatonya di HUT RI tahun 1966. Menurut Puan, sang kakek menyatakan keahlian tentu diperlukan, tetapi keahlian saja tanpa dilandaskan pada jiwa yang besar tidak akan dapat mungkin mencapai tujuannya.

“Inilah perlunya, sekali lagi MUTLAK perlunya, Nation and Character Building. Memberikan self respect kepada bangsa sendiri, memberikan self confidence kepada diri bangsa sendiri, memberikan kesanggupan untuk berdikari,” tambah Puan mengutip Bung Karno.

Puan menyebut, UBK memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun Nation and Character Building. Peran tersebut untuk membangun kebersamaan yang dapat memberikan rasa cinta pada tanah air, memberikan rasa percaya diri sebagai bangsa, serta yang memberikan kesanggupan untuk berdikari dalam membangun kemajuan bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Puan menyoroti UBK yang memiliki mata kuliah khusus untuk mengajarkan ajaran Bung Karno. Menurutnya, hal tersebut akan membekali setiap lulusan UBK untuk dapat memiliki karakter pribadi dan warga negara sebagai manusia Indonesia yang mendasarkan cipta, rasa, karsa dan karyanya berlandaskan pada kepribadian dan kebudayaan Indonesia.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya Universitas Bung Karno membangun manusia Indonesia sebagai kader bangsa, yang memiliki wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air, yang juga memiliki kualitas daya saing,” ucap Puan.
 
Di sisi lain, membangun Indonesia yang maju di segala bidang disebutnya membutuhkan penggerak kemajuan. Puan mengatakan, salah satu hal yang penting dan strategis sebagai penggerak kemajuan Indonesia adalah Sumber Daya Manusia (SDM).
 
“Indonesia mengalami ‘Bonus Demografi’ yang terjadi mulai tahun 2022 sampai tahun 2035. Hal ini berarti Indonesia akan surplus SDM usia produktif. Surplus SDM usia produktif ini apabila tidak dibekali dengan kemampuam yang memadai, maka akan menjadi beban bangsa dan negara,” papar mantan Menko PMK itu.
 
Puan kemudian bertanya apa kemajuan Indonesia yang dapat ikut diwujudkan oleh seluruh lulusan UBK. Ia menyebut lulusan UBK dapat ikut memajukan Indonesia dalam setiap kegiatan, apapun kegiatannya.

“Lulusan UBK harus bisa membangun integritas diri, etos kerja, dan kebiasaan diri yang tertib, disiplin dan hidup sehat. Bagaimana? Kalian siap? Siap?” tanya Puan.

“Siap!” jawab para wisudawan/wisudawati UBK serentak.
 
“Dengan demikian Indonesia akan semakin maju!” timpal Puan.

Kepada para lulusan UBK, Puan mengatakan dirinya memahami mereka memiliki harapan-harapan untuk dapat meningkatkan kualitas hidup secara ekonomi dengan masuk dalam dunia kerja, menjadi pengusaha, menjadi pelayan sosial, ataupun kegiatan lainnya.
 
“Dunia usaha dan dunia kerja di Indonesia saat ini, juga mengikuti tren yang berkembang, yaitu digitalisasi. Dalam era kemajuan teknologi informasi komunikasi saat ini, telah membuka berbagai kesempatan dan sekaligus persaingan yang tinggi,” urainya.

“Ekonomi digital, e-commerce, berkembang dengan pesat dan persaingan yang ketat. Selama Pandemi Covid-19, pemanfaatan ekonomi digital semakin luas dan membuka kesempatan bagi siapapun untuk mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial,” sambung Puan.

Dalam menghadapi berbagai perubahan tersebut, DPR disebutnya juga memaksimalkan fungsi legislasi untuk mempersiapkan Indonesia agar maju di era digital. Salah satunya, kata Puan, dengan pengesahan RUU tentang ASEAN Agreement on Electronic Commerce (Persetujuan ASEAN tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik).
 
“Potensi ekonomi ke depan juga masih memiliki prospek yang baik untuk sektor-sektor yang cepat pulih dan berdaya tahan tinggi, seperti pangan, pertanian, jasa keuangan, perdagangan, teknologi informasi komunikasi, dan lain sebagainya,” jelas penyandang dua gelar Doktor Kehormatan itu.

“Negara, dalam hal ini Pemerintah dan DPR RI, menaruh perhatian yang besar dalam menciptakan lapangan kerja, dunia usaha yang kondusif, serta pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” imbuh Puan.

Untuk itu, lulusan UBK didorong mempersiapkan diri menghadapi persaingan, menghadapi risiko usaha, serta meningkatkan kualitas diri apapun pilihannya. Baik memilih masuk dunia kerja, menjadi pengusaha, menjadi pegiat sosial, atau pilihan-pilihan lain.
 
“Apapun peluang yang ada, dibutuhkan lulusan UBK yang berani mengambil pilihan, berani menempuh jalannya, dan meraihnya dengan perjuangan,” tuturnya.

Puan mengatakan, wisudawan dan wisudawati UBK juga memiliki tugas kebangsaan yaitu membangun budaya toleran, budaya gotong royong, serta memperkuat kesadaran anak bangsa bahwa Indonesia dipersatukan oleh Pancasila.
 
“Apabila kebudayaan yang berkembang di wilayah Indonesia dibiarkan secara alamiah, maka tidak mustahil kebudayaan transnasional akan menjadi tuan di negeri ini. Tidak akan ada lagi jati diri ke-Indonesiaan, jati diri yang bisa dibanggakan,” terang Puan.

Puan mengingatkan, Indonesia sebagai negara berpenduduk lebih dari 270 juta jiwa yang terdiri dari 714 suku bangsa, dan 1.100 bahasa yang berbeda serta tersebar di 17.000 pulau, dapat mengintegrasikan beragam masyarakat menjadi satu bangsa. Menurutnya, hal ini hanya dapat dilakukan karena Indonesia memiliki konsepsi nilai luhur bersama yang menjadi jati diri bangsa, intisari dari bangsa Indonesia, yaitu Pancasila.
 
“Inilah tugas kebangsaan kita semua, termasuk lulusan UBK, mempersatukan rakyat berlandaskan Pancasila, bergotong royong memajukan Indonesia,” ujarnya.
 
Puan kembali mengutip Presiden Soekarno yang pernah mengatakan ‘Beri aku sepuluh pemuda maka niscaya akan kuguncangkan dunia’. Ia berharap, sarjana-sarjana UBK mampu mengguncang dunia dengan menjawab tantangan zaman dan menggerakkan kemajuan Indonesia menjadi negara yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila.
 
“Selamat menjadi sarjana-sarjana UBK untuk Indonesia. Ayo sarjana UBK, kita membangun bangsa. Ayo sarjana UBK, kita wujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia,” tegas Puan.

Usai melakukan orasi ilmiah, Puan lalu menyerahkan cinderamata kepada lulusan UBK terbaik. Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, M. Marhaendra Putra dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Puan.

“Wisuda UBK kali ini sangat spesial karena kita mendengarkan orasi ilmiah dari cucu Bung Karno,” kata Marhaendra Putra.

Sejumlah anggota DPR turut mendampingi Puan dalam acara wisuda UBK ini, yakni Wakil Ketua Komisi X DPR Agustin Wilujeng dan Wakil Ketua Komisi VIII Diah Pitaloka.(Rnd)

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya
Peristiwa

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Seorang turis perempuan bernama Fernanda menjadi korban pemerkosaan...

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri
Lifestyle

Ramai Soal Isu Dugaan Korupsi, Ganjar Malah Sibuk Liburan bareng Istri

by Fifi
5 March 2024

Suaranusantara.com - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo sibuk...

Ganjar Pranowo

IPW Laporkan Ganjar Pranowo ke KPK, Diduga Korupsi 100 M Lebih

5 March 2024
10 Polisi Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Jatim, Begini Kondisinya

10 Polisi Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Jatim, Begini Kondisinya

5 March 2024
Ilustrasi pembunuhan

Kisah Cinta yang Berujung Tragedi, Berikut Fakta Pembunuhan Indriana Dewi Eka Saputri

4 March 2024
Polisi Tangkap Dua Pemuda Perampok Minimarket di Cisauk

Riski Amelia Ditangkap Terkait Pelarian 16 Tahanan di Polsek Tanah Abang

22 February 2024

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi

Windy Idol dan Hasbi Hasan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In