SuaraNusantara.com – Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan ke Dusun Gunung Bakal, Magelang, Jawa Tengah, dan di sana terjadi insiden menarik yang melibatkan permintaan uang oleh seorang warga.
Saat tengah meninjau sawah, Ganjar didatangi oleh seorang ibu yang meminta dia untuk berbagi rezeki.
“Ngga bagi-bagi toh, Pak?” tanya ibu tersebut.
Baca Juga:Â Pesona Wisata Air Siblarak di Klaten: Kolam Unik di Tengah Sawah
“Bagi apa?” tanya Ganjar.
“Ibu minta bagi-bagi harta,” jawab ibu tersebut.
Ganjar dengan bijak langsung merespons permintaan tersebut dengan memanggil Panwaslu. Dia meminta Panwaslu menjelaskan kepada ibu tersebut larangan bagi calon presiden untuk membagi-bagikan uang.
“Dalam hal ini, apakah Pak Ganjar boleh berbagi rezeki, memberikan uang?” tanya Ganjar kepada Panwaslu.
Baca Juga:Â Tugu Prasasti di Koto Gadang: Sebuah Pesan Berharga dari Bung Karno
“Harusnya tidak,” jawab Panwaslu kepada ibu tersebut.
Ganjar pun dengan tegas menegaskan alasan di balik larangan itu, menjelaskan bahwa tindakan seperti itu termasuk dalam kategori money politic.
Namun, saat ditanya apakah ibu tersebut mengerti maksud dari larangan tersebut, ibu tersebut mengakui tidak memahaminya.
“Tahu? Politik uang artinya, tidak boleh,” jelas Ganjar, memberikan penjelasan mengenai arti larangan tersebut kepada ibu tersebut. (Alief)













Discussion about this post