Suaranusantara.com- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, dilahap si jago merah, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, (20/10). Saat ini Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut
“Kebakaran di TPA Rawa Kucing nampak ada dua lokasi yang terbakar. Namun untuk penyebabnya pihaknya masih belum mengetahui dan sedang di cari penyebabnya,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan BPBD Kota Tangerang, Gufron Falfeli, kepada wartawan di lokasi, Jum’at, (20/10/2023).
Ia menegaskan, pihaknya sampai saat ini masih mencari tahu sumber api yang menyebabkan kebakaran besar di TPA Rawa Kucing.
“Kita nanti konfirmasi ulang ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, mungkin ada informasi yang lebih akurat,” sebut dia.
Menurut dia, pihaknya telah menerjunkan sebanyak 95 personel dan 25 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api yang yang membakar gunung sampah tersebut.
“Kita juga mendapat unit tambahan berupa mobil tanki air dari pihak Dinas Pertamanan sebanyak 10 unit,” katanya.
Masih kata dia, untuk memadamkan api yang terus menjalar di area TPA Rawa Kucing, pihaknya terkendala subsidi air untuk memadamkan api di TPA Rawa Kucing yang dimiliki Kota Tangerang tersebut.
“Kendala pemadaman membutuhkan banyak subsidi air. Kebetulan di lokasi area ada sejenis empang, tapi itu tidak bisa menanggulangi. Jadi untuk pengisian air, kita arahkan ke pintu air yang dekat dengan lokasi untuk pengangkutan suplai air,” pungkasnya. (RD).













Discussion about this post