SuaraNusantara.com – Bakal calon presiden usungan PDIP, Ganjar Pranowo sudah sah mendapatkan dukungan dari Partai Perindo dengan menekan kerjasama politik atau memorandum of understanding (MoU). Dalam sambutannya, Ganjar menyampaikan tugas yang perlu dilanjutkan dari program Presiden Joko Widodo.
“Ada dua hal, yang saya sampaikan secara substantif, ada PR (pekerjaan rumah) besar yang mesti kita tuntaskan. Pak Jokowi sudah membuat program demikian tidak mudahnya,” ujar Ganjar di DPP PDIP, Jakarta, Jumat (9/6/2023).
Ganjar menjelaskan tugas pertama yang dilanjutkan terkait infrastruktur. Pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Jokowi akan diluaskan hingga ke desa.
“Konektifitas yang sudah terjadi dengan infrastruktur bahkan hari ini sampai ke desa,” ujarnya
Selain infrastruktur, Ganjar mengatakan tugas lainnya terhadap pemindahan ibukota. Selain itu hilirisasi industri tidak boleh berhenti.
“Ada juga PR yang mesti kita tuntaskan IKN, mimpi besar kemandirian ekonomi kita diwujudkan dalam bentuk hilirisasi industri sudah dilakukan. PR berikutnya tidak boleh berhenti dan harus lebih cepat lagi,” tuturnya
Ganjar juga menjelaskan keuntungan yang dimaksud dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Keuntungan itu Indonesia memiliki bonus demografi
“Kalau tadi diingatkan Ibu Ketum bahwa kita punya bonus demografi, rasa-rasanya kemandirian harus diwujudkan dengan SDM yang mampu yang dengan crash program, untuk meng-handle ini semuanya, kalau toh tidak 100%, setidaknya kita mayoritas untuk mengerjakan itu sendiri,” tuturnya.
Ganjar katakan dengan keuntungan itu, Indonesia dapat mewujudkan Indonesia emas sebagaimana mimpi dari pendiri bangsa Bung Karno. Karena itu kerja sama partai dalam politik harus semakin kuat.
“Dan ini butuh kekuatan besar di antara partai-partai untuk bisa bekerja sama seperti hari ini PDIP dan Perindo,” tutupnya (edw).













Discussion about this post