SuaraNusantara.com – Masinton Pasaribu turut mengomentari acara relawan Jokowi pada Sabtu (26/11) di Gelora Bung Karno yang bertajuk Nusantara Bersatu.
Acara itu kemudian menjadi gaduh setelah beredar video Benny Rhamdani yang menyampaikan permohonan izin ke Jokowi untuk berperang dilapangan melawan anti pemerintah.
Politis PDIP Masinton Pasaribu menyoroti acara relawan tersebut yang bertepatan dengan peristiwa duka gempa Cianjur.
Masinton Pasaribu juga menyinggung Jokowi yang hadir dalam pertemuan dengan relawan itu. Kata Masinton seharusnya Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Cianjur untuk melakukan penanganan bagi korban.
“Pertemuan politik tersebut digelar saat warga Cianjur, Jawa Barat, tengah menangis lantaran banyak korban jiwa berjatuhan pascagempa bumi,” tutur Masinton dikutip rekan media, Senin (28/11/2022).
“Saya kira kehadiran Jokowi di GBK dengan mengumpulkan para relawannya, dan di saat ada bencana, ini seharusnya dia lebih turun ke bawah, ke Cianjur. Bukannya mengumpulkan para relawan dia,” pungkasnya.
Selain Masinton Pasaribu, kritik juga berasal dari pengamat politik, Hendri Satrio. Manurutnya, ucapan Benny tersebut tidak layak disampaikan mengingat dia sebagai pejabat publik.
Hendri Satrio mengaku kecewa atas pernyataan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramdhani.
“Padahal yang bicara ini pejabat negara. Hmm mengecewakan sekali!” tegas Hendri Satrio dikutip dari Twitternya.(ifn)













Discussion about this post