Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menilai masih tumpang tindihnya sistem tata kelola pemerintahan antara pusat dengan daerah.
Menurutnya, sistem tersebut menjadi salah satu faktor yang menghambat kinerja pemerintah dalam menghadapi revolusi 4.0. Bahkan, sejumlah proyek di daerah malah tertunda pengerjaannya.
“Contohnya saja jalan yang ada di depan Puspiptek. Kita tahu jalan itu kecil dan sangat krodit lalu lintasnya. Lalu dengan sistem yang masih zaman old bagaimana cara melebarkannya?” kata Zaki, Kamis (4/4/2019).
Kata dia, koordinasi antar pemerintah yang rumit membuat jalan tersebut tak kunjung dibangun. Pasalnya, harus ada koordinasi dari Kemenristekdikti, Kemenkeu, dan Kementrian PUPR.
“Belum lagi Pemprov Banten, padahal jalan tersebut sudah sangat layak untuk dilebarkan. Akhirnya enggak jadi-jadi jalanannya,” jelas Zaki.
Menurutnya, perlu terobosan yang bisa meringkas semua itu.
“Harus ada terobosan dari Pemerintah Pusat, kita akan hadapi Revolusi 4.0 harus ada hal-hal mudah yang dapat meringkas koordinasi pemerintahan tetapi tidak menyalahi aturan,” tandas Zaki.(don/and)













Discussion about this post