Kabupaten Lebak – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya berharap, seluruh warga miskin di daerah yang dipimpinnya bisa masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Saat ini, baru 47,45% atau 55.505 keluarga miskin yang tercatat sebagai peserta program yang mulai dilaksanakan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2007).
Sedangkan, jumlah keluarga miskin di kabupaten dengan predikat daerah tertinggal ini tercatat 106.232. Untuk tahun ini, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp101 miliar untuk peserta PKH dalam beberapa tahap.
“Untuk mengentaskan kemiskinan, kami berharap semua warga miskin masuk peserta PKH,” kata Iti, di Rangkasbitung, Senin (18/3/2019).
Kata Iti, di beberapa program yang bisa dikenal dengan conditional cash transfers atau bantuan tunai bersyarat cukup berhasil.
Diharapkan, penerima bantuan ini memiliki akses lebih baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar, kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi termasuk menghilangkan kesenjangan sosial.
Secara umum dia menjelaskan, bahwa kemiskinan suatu rumah tangga berkaitan dengan tingkat kesehatan dan pendidikan.
“Rendahnya penghasilan keluarga sangat miskin menyebabkan keluarga itu tidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan dan pendidikan bahkan untuk tingkat minimal,” tuturnya.(and/aul)













Discussion about this post