Kota Tangerang – Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menggelar Milenial Road Safety Festival 2019 di Tugu Adipura, Minggu (10/3/2019). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Tangerang.
Hadir dalam even tersebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, Dandim 05/06 Tangerang Letkol Inf Faisol Izuddin dan dimeriahkan oleh pesinetron Prilly Latuconsina.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim didampingi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk menyadarkan pengendara akan tertib berlalu lintas.
“Kegiatan ini intinya adalah rangkaian utamanya nanti akan dilakukan di Jakarta pada akhir bulan ini. Dan jadi salah satu bentuk kepedulian dari masyarakat termasuk bekerjasama dengan polri untuk tertib lalu lintas,” ucapnya, Minggu (10/3/2019).
Kapolres mengaku, tingkat angka kecelakaan di Kota Tangerang saat ini mengalami penurunan. Penyebabnya lantaran ada beberapa treatment yang telah ditentukan oleh pihaknya. Antara lain di jalan2 protokol dengan mengubah jadi satu arah dan melakukan peninjauan terhadap pelanggaran – pelanggaran yang lawan arus.
“Penurunannya ada 10 %,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Dinas Peehubungan Kota Tangerang Saeful Rohim mengatakan, guna mendukung program tersebut pihaknya telah mendukung dari segi infrastruktur. Diantaranya, perbanyak pemasangan rambu dan marka jalan.
“Kita juga saat ini tengah mengurangi simpangan – simpangan yang ada dan mencoba menaktifkan terkait dgn masalah ACTR (area control traffic sistem). Jadi hampir setiap simpang kita sudah pasang cctv termasuk dgn speaker dalam rangka mengingatkan kepada para pelanggar laku lintas agar tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Saeful mengatakan, saat ini terdapat simpangan yang telah dipasang trafkck light dan CCTV. Yang terdiri dari 34 traffic light dan 16 titik yang sudah pasang cctv dan 8 titik ditambah dengan pemangan speaker. Ia menilai, jumlah tersebut masih kurang guna mengatasi keselamatan berlalu lintas.
“Sebetulnya saat ini ada 52 simpangan dan sisanya belum semuanya dipasang traffic light dan akan dilakukan secara bertahap. Semoga 2020 sudah selesai semua di pasang,” tambahnya.
Sekadar diketahui, saat ini Dishub sedang mencoba melakukan pengkajian terkait pengurangan pemasangan traffic light. Dimana pengendara akan lebih diarahkan melalui loping. Jadi tidak lagi melalui persimpangan tp loopong. Dianggapnysng lebih memadai fan mengurangi tingkat kpadatan kendaraan. Saat ini, program tersebut sudah beberapa wilayah. Seperti Royal, beberapa di Cadas, simpang tujuh dan banyaj lokasi2 yang melakui unsur rekayasa.Â
Menurutnya, penerapan program tersebut belum begitu signifikan. Namun, hal itu tapi merupakan salah satu cara manajemen rekayasa dalam rangka mengurangi tingkat kepadatan pergerakan lalu lintas.
” Kalau dari persimpangan itu kan pasti adanya pemberhentian kendaraan dan ada antrean. Tapi kalau melalui looping memang tetap ada antrean tapi kendaraan terus bergerak,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga menampilkan motor Kawasaki W 175 garapan Katros Garage berwarna hijau milik Joko Widodo ber nomor polisi B 3450 INA. Selain itu, even tersebut juga dimeriahkan dengan adanya atraksi reog ponorogo danp door prize perjalanan wisata ke beberapa kota besar dengan menggunakan pesawat air asia. (ger/nji)













Discussion about this post