Kota Tangerang – Sekretaris Deputi Kemenpora Bidang Pemberdayaan Pemuda Esa Sukmawijaya rasa kagumnya saat memasuki gedung pusat pemerintahan kota Tangerang sekaligus merasa bangga atas kemajuan kota yang berkembang dengan sangat pesat.
“Pertama kali saya masuk ke dalam kawasan puspem yang saya amati adalah penataan taman tamannya. Rapih dan sangat bersih,”
“Memasuki ruangan sekitar TLR saya merasa seperti sedang berada di pusat perbelanjaan. Sangat ramah dan artistik,” sambung Sekretaris Deputi, Senin (5/11/2018).
Dirinya terus melanjutkan kekagumannya atas fasilitas yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang sebagai penunjang dalam memberikan pelayanan yang baik untuk warga kota Tangerang.
“Saya baru tahu kalau ada kota yang letaknya tidak jauh dari Senayan, memiliki berbagai fasilitas yang sangat mumpuni untuk dapat melayani masyarakatnya,”
“Kalau memungkinkan kami ingin manfaatkan sistem ini di Kemenpora,” ujar Esa.
Menanggapi pujian Sekretaris Deputi Kemenpora, Sekda Kota Tangerang H.Dadi Budaeri mengungkapkan pembangunan pusat kontrol Tangerang Live Room merupakan solusi bagi pemerintah daerah untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat.
“Sudah lebih dari 30 daerah yang mengadopsi sistem yang dimiliki kota Tangerang,”
“Semuanya bisa pakai tanpa biaya sepeserpun, alias gratis,” imbuh Sekda.
Dadi menjabarkan pemkot ingin mengedepankan semangat kolaborasi untuk bersama memberikan perubahan positif dalam iklim pelayanan yang baik kepada masyarakat oleh pemda.
“Kalau memang memungkinkan, kami akan coba siapkan konsep sistemnya supaya bisa dipakai di Kemenpora,” tukasnya. (aul/nji)












