Kota Tangerang – Akhir pekan tentunya menjadi momen yang paling ditunggu oleh kebanyakan orang. Karena di momen akhir pekan menjadi kesempatan untuk Melihat Aktivitas Arief dan Sachrudin di Akhir PekanĀ
Akhir pekan tentunya menjadi momen yang paling ditunggu oleh kebanyakan orang. Karena di momen akhir pekan menjadi kesempatan untuk berkumpul dan berkatifitas bersama keluarga ataupun kerabat.
Banyak yang mengisi akhir pekan untuk liburan atau jalan-jalan, meskipun ada juga yang mengisi akhir pekan dengan sekedar berkumpul bersama kerabatnya.
Namun rupanya hal tersebut tidak berlaku bagi pejabat publik, seperti Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Wakil-nya H. Sachrudin yang terlihat mondar-mandir di seputaran Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.
Ditemani oleh pejabat terkait Arief bersama Sachrudin terlihat berdiskusi serius terkait rencana penataan ulang puspem menjadi Ruang Publik yang ramah dan terbuka buat masyarakat.
Arief berencana menata ulang sebagian area puspem mulai dari gorong-gorong, taman berserta gedung parkir. Rencananya kedepan juga akan ada penambahan pintu masuk di sebelah timur puspem.
“Jadi sekarang ini pusat pemerintahan keinginannya kita tuh menjadi ruang publik, untuk masyarakatlah,” ujar Arief, Sabtu (27/10/2018).
“Rencananya memang nanti di sebelah timur puspem itu pagar-pagar akan digeser atau dibongkar untuk akses masuk. Jadi ada dua pintu masuk untuk masyarakat,” sambungnya.
Selain itu, Walikota juga berinisiatif untuk membangun penangkaran rusa di area puspem. Nantinya akan ada beberapa kandang rusa, sehingga puspem bisa menjadi daya tarik wisata.
“Nanti tambahin rusa nih, kasih kandang,” tambahnya.
Selepas memantau area puspem, Walikota dan Wakilnya langsung menuju wilayah Kelurahan Karawaci untuk meninjau beberapa proyek penataan kota.
Diantaranya Jembatan Imam Bonjol, Median jalan, Kampung KWT, serta bantaran Sungai Cisadane yang rencananya akan dibuat wisata air.
Saat singgah di Jembatan Imam Bonjol, Arief meminta agar jembatan diperlebar sehingga tidak terjadi kemacetan sebelum lampu merah pada jam-jam sibuk.
“Ini kan bikin macet nih, dilebarin, jadi bisa buat lewat tiga mobil,” tegasnya.
Tak hanya itu, sepanjang Jl. Imam Bonjol yang sedang dilakukan pelebaran jalan pun diminta dipercepat pengerjaannya.
“Kalo jalannya udah jadi, trotoar sepanjang ini gersang banget, kasihlah tanaman-tanaman hijau biar adem,” tukasnya. (aul/nji)












