Kota Tangerang – Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Agus Sumarna mengatakan, dalam sehari setidaknya 10 truk sampah yang berasal dari sungai Cisadane diangkut oleh petugasnya.
Puluhan truk sampah tersebut mengangkut berbagai macam sampah yang mengalir dari hulu sungai Cisadane.
“Sampai saat ini baru lima truk yang diangkut, proses pengangkutan masih berlangsung,” ujarnya, Kamis (25/10/2018).
Setidaknya, ada 40 personel yang disiagakan saat air di Sungai Cisadane tengah deras. Hal tersebut lantaran saat deras, sampah yang terbawa arus pun semakin banyak.
“Kalau setiap hari ada 12 personil, kalau ada hujan dari Bogor dan Tangsel kita siagakan 40 personil,” ujarnya.
Agus mengungkapkan, banyaknya sampah yang mengalir dari Sungai Cisadane lantaran adanya perilaku membuang sampah ke Sungai yang dilakukan oleh warga sekitar bantaran Cisadane.
“Memang kan aliran nya dari Bogor, melewati Tangerang Selatan, melewati Kabupaten Tangerang, baru ke Kota Tangerang, jadi Kota Tangerang ini hilirnya dimana semua sampahnya mengalir,” ungkapnya.
Ia pun berharap, adanya sinergi nyata dari seluruh stakeholder di empat wilayah yang dilalui Sungai Cisadane agar sampah yang mengalir ke Kota Tangerang tidak lagi membludak.
“Saya berharap, adanya kesadaran seluruh masyarakat di wilayah yang dialiri Cisadane untuk mencintai sungai dan berhenti membuang sampah ke Sungai,” tandasnya.
Untuk diketahui, Arief R Wismansyah, Wali Kota Tangerang nampak Kesal saat melihat proses pengangkutan sampah dari Sungai Cisadane. Arief pun lantas memposting sejumlah foto banyaknya sampah yang sedang diangkut. (aul/nji)












