Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Limbah Industri Merajalela, Petambak Ikan Makin Terancam

Suara Nusantara by Suara Nusantara
26 September 2018
in Daerah, Featured
Reading Time: 1 min read
A A
1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Tangerang – Pembudidaya dan Petambak di Kabupaten Tangerang semakin terancam akibat limbah industri yang semakin tidak terkendali.

Pasalnya, saat ini banyak industri nakal yang membuang limbahnya disungai hingga membuat para pembudidaya ikan makin menjerit.

Kasi Teknologi Produksi dan Usaha Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Sugi Surya Galih mengatakan, permasalahan yang dialami oleh pembudidaya dan petambak ikan di Kabupaten Tangerang ini dikarenakan Sumber Daya Air (SDA) yang sudah terkena kontaminasi zat-zat yang ada di limbah.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

“Ikan air tawar itu lebih banyak permasalahannya, sementara untuk ikan air payau itu lebih sedikit permasalahannya. Pertama permasalahan dua air itu adalah penyakit ikan dan lingkungannya, lingkungan di Tangerang sudah banyak tidak asli lagi perairannya, banyak yang sudah tercemar dan terkontiminasi. Biasanya terkontaminasi oleh zat nitrit, nitrat dan residu yang merupakan zat logam berat,” jelasnya, Rabu (26/9/2018).

Zat-zat tersebut mengancam gagal panennya sejumlah pembudidaya dan petambak ikan. Selain itu, Sugi menjelaskan, para pembudidaya dan petambak tersbeut kini dalam pengawasan serius pihaknya, sebab masih terdapat permasalahan lainnya yakni permasalah permodalan dan permasalahan pasar.

“Tidak hanya limbah, permasalahan lahan budidaya dan tambak juga saat ini mengancam mereka, seperti wilayah pesisir yang memproduksi udang kini terancam oleh penyempitan luas wilayah. Sehingga udang kita yang dulu menjadi primadona di tahun 1980 sekarang sudah sulit karena tambak itu berubah alih fungsi, sekitar 80 persen dari 25 kelompok yang terdiri dari 15 orang petambak telah gulung tikar,” ungkapnya.

Permasalahan pasar, lanjut Sugi, juga ada di para pembudidaya dan petambak. Pasalnya walaupun mereka itu komoditas unggulan seperti Lele, Bandeng dan Udang Vannamei bilamana tidak bisa menembus pasar tetap akan mengancam mereka.

Untuk itu, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang mencoba menangani permasalahan tersbeut secara berkelanjutan.

“Berkurangnya para pembudidaya dan petambak di Kabupaten Tangerang saya harap tidak, tapi tidak menutup kemungkinan 5 tahun dan 10 tahun kedepan bahkan 30 tahun kedepan RT/RW di Keronjo bukan lahan hijau lagi dan mungkin lahan pemukiman selesai sudah nasib para petambak,” pungkasnya.

Diketahui pembudidaya ikan air tawar sampai saat ini masih mendominasi di daerah Cisauk hingga Cisoka, sementara di wilayah pesisir didominasi oleh petambak ikan air asin atau payau.

Dari pembudidaya dan petambak ikan yang dimiliki Kabupaten Tangerang menghasilkan tiga ikan unggulan yang telah mejadi komoditas ekspor yakni Ikan Lele, Ikan Bandeng dan Udang Vannamei. (yogi/nji)

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Pilkada Bisa Merusak Profesionalisme Guru
Daerah

Pilkada 2024 Semakin Dekat, Yuk Cek Jadwal dan Tahapan Lengkapnya

by Fifi
5 March 2024

Suaranusantara.com - Setelah pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif...

Beras SPHP disalurkan Bulog Lebak-Pandeglang.(Ist)
Daerah

Perum Bulog Lebak-Pandeglang Salurkan 1.900 Ton Beras SPHP

by Defa
27 February 2024

SuaraNusantara.com - Beras Program Stabilitas Pangan dan Harga Pangan...

Demam Berdarah (DBD)

Kasus DBD di Lebak Banten Meningkat, 4 Orang Meninggal Dunia

24 February 2024
Al Muktabar Berharap Usaha Perikanan di Kawasan Teluk Banten Tumbuh

Al Muktabar Berharap Usaha Perikanan di Kawasan Teluk Banten Tumbuh

18 February 2024
Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

17 February 2024
Tumpukan sampah di TPSA Dengung, Kabupaten Lebak.(Def/SuaraNusantara)

Siapkan TPST, Lebak Akan Olah Sampah Jadi Baku Semen

5 February 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In