Kota Tangerang – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, saat ini minat baca guru di Kota Tangerang rendah. Padahal, membaca adalah intisari dari peningkatan kualitas.
Hal tersebut dikatakannya saat Workshop Peningkatan Kompetensi Bagi Guru di Lingkungan Dinas Pendidikan kota Tangerang melalui penulisan karya ilmiah, Rabu (11/7/2018) di Al Amanah, Gedung Puspemkot Tangerang.
“Ini intisari dari peningkatan kualitas, guru tidak akan bisa menulis Karya ilmiah kalau dia tidak banyak membaca, jadi dia dituntut untuk banyak membaca, omong kosong kalau dia nulis tanpa membaca, dengan membaca dia bisa menulis,” ujarnya.
Ia mengakui mengalami kesulitan dalam membangkitkan minat baca guru-guru di Kota Tangerang.
Pasalnya, setelah lulus kuliah, Guru tidak lagi mendapatkan referensi untuk terus membaca.
“Sebenarnya kan mereka pernah kuliah, waktu jadi sarjana pernah bikin skripsi, jadi sebenarnya kemampuan menulis sudah ada, tapi selama ini tidak pernah tersalurkan karena di otak mereka tidak ada referensi baru, buku nya sudah tidak pernah dibaca lagi, begitu lulus kuliah selesai, pengetahuan nya stagnan,” ujarnya.
Untuk itu, ia pun mengajak seluruh guru di Kota Tangerang untuk mau belajar dan terus mengembangkan dirinya dengan membaca. Hal tersebut dapat meningkatkan kualitas Pendidikan di Kota Tangerang.
“Makanya kita ingin dorong, mendorong mereka untuk muncul hasratnya membaca, karena dengan membaca maka keinginan menulis nya akan muncul,” tandasnya. (akim/nji)












