Pedagang balon anak – anak duel satu lawan satu di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, yang sedang ramai masyarakat sedang bersantai disana, Selasa (05/06/2018). Salah seorang pedagang balon anak kecil tersebut akhirnya kalah, lantaran lawanya membawa senjata.
Informasi yang berhasil dihimpun, aksi duel itu terjadi, berawal saat Maulana (24) warga asal Cirebon pernah melakukan teguran kepada pesaing dagangnya yang diketahui warga asal Lampung. Yang mana menginginkan jarum yang dibawa segera dibuang.
“Masa dagangan saya dideketin sama jarum benang, kelihatan banget sengajanya. Jadi saya tegur dia supaya buang itu jarum, kan bisa kita berdua dagang secara sehat,” ujar Maulana sebelumnya digiring oleh pihak kepolisian
Tak terima ditegur, pria asal Lampung tersebut malah menantang Maulana duel di tempat sepi. Maulana yang sudah merasa kesal, akhirnya menerima tantangan tersebut.
Sebelum melakukan duel, mereka berdua membuat kesepakatan, duel tersebut tidak membawa senjata tajam. Maulana akhirnya datang ketempat yang sudah ditentukan dengan tangan kosong, namun pria asal Lampung tersebut, membawa sebuah besi dan melanggar perjanjian yang sudah disepakati.
“Saya pusing lihat tingkahnya semakin parah dia, dari pada saya diemin ntar keenakan. Udah akhirnya saya terima tantangan pelaku, ” terang pria dengan logat bahasa Cirebon.
Duelpun terjadi, selang beberapa pukulan terlontar dari kedua belah pihak, dan Maulana memenangkan duel tersebut. Cara licikpun dilakukan oleh pesaing dagangnya, dia mengeluarkan besi untuk membantunya dalam duel tersebut.
Akhirnya pria asal Lampung tersebut berhasil melukai Maulana dengan memukulnya dibagian pipi sebelah kiri, dan dibagian tangan sebelah kiri. Maulana akhirnya kalah dengan muka berlumuran darah. “Yang saya tidak terima pelaku tidak konsisten malah bawa senjata tajam,” pungkasnya.
Masyarakat yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut, langsung melaporkan kepada pihak berwajib. Sontak Ponco, Intelijen Polsek Tangerang yang mendapatkan laporan dari warga langsung bergegas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Sang Intel pun tidak membuang waktu, dirinya langsung meminta bantuan kendaraan Patroli untuk membawa kedua pedagang balon anak ke Mapolsek Tangerang. (ahmad/nji)












