
Pacitan-SuaraNusantara
Pemprov Jawa Timur fokus memulihkan semua infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupatebn Pacitan beberapa waktu lalu. Selain itu dilakukan perbaikan rumah dan penanganan warga masyarakat pasca terjadinya banjir.
Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, saat mendampingi Presiden RI, Joko Widodo meninjau beberapa lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di Kab. Pacitan, Sabtu(9/11/2017).
Berbagai upaya dan penanganan dilakukan diantaranya percepatan penanganan korban terdampak, pendataan kerusakan dan kerugian akibat bencana, dan penanganan darurat kerusakan akibat bencana. juga dilakukan pembersihan sampah pada fasilitas sosial dan fasilitas umum yang terkena dampak bencana, percepatan pemulihan aktifitas perekonomian dan sosial masyarakat yang terkena dampak bencana.
Dijelaskan, pemulihan infrastruktur sudah berjalan dengan baik dan progres sesuai rencana. Hal tersebut terlihat dari beberapa ruas jalan, yang sebelumnya tertutup tanah dan mengalami beberapa kerusakan, saat ini kondisinya sudah diperbaiki. “Masyarakat sudah bisa menggunakannya untuk aktifitas sehari-hari,”jelas Pakde Karwo sapaan akrabnya.
Sesuai dengan data yang dihimpun oleh Pemkab Pacitan, kerugian sementara mencapai Rp. 580,9 milliar. Jumlah kerugian tersebut berdasarkan hitungan tim gabungan-termasuk melibatkan juru taksir dari fakultas teknik setempat.
Pemprov Jatim juga memberikan tunjangan hidup sebesar Rp. 900 ribu/jiwa/bulan selama tiga bulan. Tunjangan diberikan bagi masyarakat yang rumahnya rusak dan tidak bisa bekerja. ” Pemprov Jatim langsung mengeluarkan anggaran belanja untuk rehab ini dan maksimal 20 hari berikutnya pembangunan rumah sudah harus selesai,” ujarnya.
Sementara itu, untuk perbaikan rumah yang rusak, pelaksanaan pembangunan akan dilakukan oleh Kodam V Brawijaya dan POLDA Jatim. Pola kerjasama sejenis sudah dilakukan berkali-kali, sebagai contoh perbaikan Rumah tidak Layak Huni (RTLH).” Dalam memperbaiki satu rumah dikerahkan 10 TNI dan beberapa personil gabungan yang dibantu warga,” paparnya.
Kontributor: Eva












