
Nias Selatan-SuaraNusantara
Kondisi Jembatan Gewa di Desa Hilisataro Kecamatan Toma Nias Selatan sangat memprihatinkan dan dapat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintasinya.
Alas jembatan yang terbuat dari plat besi sudah mulai rapuh dan kropos. Kerap kali kendaraan roda empat, rodanya jatuh ketika melintasi jembatan tersebut. Kini jembatan Gewa Hilisatarö Kecamatan Toma ditambal dengan batang pohon kelapa dan beberapa lembar seng besi.
Menurut keterangan dari masyarakat setempat kondisi jembatan ini sudah berlangsung lama dan belum pernah mengalami perbaikan. Kalaupun ada perbaikan yang seadanya, itu merupakan inisiatif masyarakat agar jembaatan tersebut dapat tetap dipergunakan.
“Ini (kondisi) jembatan sudah lama begini belum ada perbaikan, kalaupun ada ganya berupa tambal-tambal gitu,” tutur Irfan Sarumaha, salah satu warga setempat kepada SuaraNusantara, Senin (21/8/2017).
Lebih lanjut Irfan mengungkapkan kalau sebelumnya Bupati Nias Selatan telah meninjau jembatan tersebut, selain itu juga pernah ada anggota DPRD Nias Selatan melihat kondisi jembatan yang sangat memprihatikan ini. Namun sampai detik ini belum ada informasi tentang perbaikan jembatan tersebut.
Jembatan Gewa yang ada di Desa Hilisataro ini merupakan objek Vital yang menghubungkan Wilayah Nias Selatan dengan Kabupaten lain di kepulauan Nias. Selain itu dengan kondisinya yang memprihatikan, jembatan ini menjadi urat nadi perekonomian Nias Selatan.
Irfan Sarumaha berharap pemerintah dapat memerhatikan dan memperbaiki jembatan tersebut sebelum ada korban yang jatuh.
Penulis: Wilson Loi












