
Nias Selatan-SuaraNusantara
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Nias Selatan bersama Lanal Nias di Telukdalam menggelar Sosialisasi, Pelatihan dan Penebaran Bibit Lobster bagi Nelayan Lagundri, Hiliamaeta Niha, Lahusa dan lainnya. Acara tersebut berlangsung di Mako Lanal Nias di Telukdalam Nias Selatan, Kamis (15/6/2017).
Kornelius Halawa selaku Direktur Projek BUMD Nias Selatan menyebutkan banyak potensi di Kabupaten Nias Selatan yang belum maksimal dikelola.
“Menindaklanjuti kegiatan-kegiatan sebelumnya, BUMD bersama Lanal Nias melakukan kerja sama dengan meningkatkan kegiatan Budidaya Lobster ini dengan mengundang ahli dari Lampung. Banyak potensi-potensi yang masih belum terkelola dengan baik, makanya kita lakukan pelatihan semacam ini agar dapat terlaksana dengan baik,” sebutnya.
Hidayat Adi Sarwo dari Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Direktorat Jenderal Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan pesisir Pantai Sumatera dari Ujung Simelu Kepulauan Nias, Mentawai, Painang, Bengkulu hingga ke Lampung memiliki kekayaan yang berlimpah terutama lobster.
“Di sini itu terdapat kekayaan yang berlimpah alangkah sayangnya kalau (lobster) dijual ke luar. Satu orang pencari lobster itu dapat mendapatkan motor, itulah saking berlimpahnya,” kata Hidayat.
Lebih lanjut Hidayat mengimbau lebih baik dibudidayakan dari pada dijual karena bisa kehabisan.
“Lebih baik dibudidayakan dari pada di jual. Kesejahteraan (nelayan) memang meningkat, tapi jangan tergiur dengan harganya yang lebih besar. Nanti kehabisan, ke depannya kita hanya melompong-melompong saja,” imbaunya.
“Pesan saya jangan patah semangat, yang namanya usaha selalu ada kekurangan, harus ada upaya dalam meningkatkan dan mengoptimalkanya,” pesan Hidayat.
Acara ini turut hadir Danlanal Nias, BUMD, Plt Kadis Kelautan dan Perikanan, Sabara Polres Nisel, Kejari serta para Nelayan.
Penulis: Wilson Loi












