
Nias Selatan – SuaraNusantara
Baru beberapa bulan ditanam, sejumlah Pohon di Ruang Taman Hijau (RTH) yang berlokasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Telukdalam mati. Diperkirakan sekitar 52 Pohon yang mati pada RTH tersebut.
Tak tanggung-tanggung, anggaran yang di keluarkan dalam pembangunan RTH ini yang dikerjakan oleh CV Vesticotama dengan pagu Dana sekitar Rp 1,3 miliar oleh Dinas Lingkungan Hidup tahun anggaran 2016 lalu.
Ditemui diruang kerjanya beberapa waktu lalu PPK RTH TPI Telukdalam Robert Alvonso Pasaribu menjelaskan per pohon dianggarkan Rp 1 juta. “Dulu satu pohon itu kita anggarkan Rp 1 juta perpohon”. Jelas Robert
Ke 52 pohon paling mati tersebut diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 52 juta. “Dalam waktu dekat Kita akan suratin (sebelum habis masa pemeliharaan) pihak perusahaan untuk mengganti pohon yang telah mati tersebut”. Katanya
“Disisi lain kan ada biaya pemeliharaan yang akan berakhir pada bulan Juni (2017) ini sebesar 5 persen dari pagu dana. Dan pada saat pengerjaan pihak perusahaan juga telah mengsisihkan sekitar 30 pohon waktu itu, jadi nantinya dia (perusahaan) akan menggantikan kurang lebih 20 pohon lagi”. Tambah Robert
Secara keseluruhan jumlah pohon yang telah ditanam di RTH TPI Telukdalam berjumlah 150 pohon. Sementara yang tertera pada kontrak hanya 128 pohon, hal tersebut telah di Savety oleh pihak perusahaan sebanyak 22 pohon. Dari 37 jenis tanaman pada RTH TPI Telukdalam yang mati kebanyakan pohon ketaban kencana.
“Kalau yang mati lebih dari 50 pohon berarti sudah melewati dari sisa yang telah mati. Maka dia (perusahaan) harus menggantikan pohon yang telah mati tersebut”. Ujarnya.
Penulis : Wilson Loi












