
Kabupaten Bogor-SuaraNusantara
Kecelakaan beruntun gara-gara rem bus blong yang melibatkan 12 kendaraan di kawasan Megamendung, Puncak, Jawa Barat, menewaskan 3 orang dan mengakibatkan 20 orang mengalami luka-luka berat maupun ringan. Data tersebut didapat dari RSUD Ciawi, Sabtu (22/4/2017). Hingga berita ini diturunkan, baik korban tewas maupun luka-luka, masih berada di RSUD Ciawi.
Ketiga korban tewas adalah Oktariansyah Purnama Putra (26 tahun) beralamat di Jl. Rawas VIII No 534, RT 10 RW 2 Lebung Gajar, Sematang Sorang, Palembang, Sumsel, Zaenuddin (40 tahun) dengan alamat Babakan Lebak, RT 2/6 Sinargalih Bogor, Jawa Barat, dan Dadang (45), beralamat di Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Diketahui Dadang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Desa Citeko.
Untuk korban luka berat, informasi yang berhasil didapat baru dua orang, yaitu Aris Ris Beni (16) asal Tangerang dan Saiful Bahri (33) asal Jakarta Selatan. Belum diperoleh keterangan mengenai data-data korban luka lainnya.
Sedangkan data 12 kendaraan yang terlibat kecelakaan, baru diketahui 9 di antaranya. Berikut data 9 kendaraan tersebut seperti disampaikan Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading:
1. Bus Pariwisata HS
2. Mobil Nissan Grand Livina B 7401 NDY
3. Motor Honda Vario B 4446 SBC
4. Mobil Daihatsu Ayla F 1423 NH
5. Motor Yamaha V-Ixion
6. Mobil Toyota Avanza putih B 1818 EFB
7. Mobil Toyota Rush
8. Mobil angkot F 1976 MP
9. Mobil Avanza hitam F 1851 CD
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Satu unit bus wisata HS Transport yang tengah melaju dari arah Puncak menuju Jakarta oleng ke jalur ke kanan dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.
Menurut Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama, kecelakaan bermula saat bus pariwisata melaju dari Puncak menuju Jakarta sekira pukul 17.30 WIB. Setibanya di Tanjakan Selarong, bus tersebut mengalami rem blong sehingga bergerak ke arah berlawanan dan menabrak enam mobil serta lima sepeda motor.
“Kejadian di tanjakan selarong, masuk Megamendung. Jadi bus wisata menabrak 6 mobil dan 5 motor. Korban meninggal 3 orang, dan 3 luka berat. Korban sudah dibawa ke rumah sakit,” kata AKP Hasby Ristama, di lokasi kejadian, Sabtu (22/4/2017).
Hasby menyebut, karena kecelakaan ini, untuk sementara jalur menuju Puncak ditutup untuk evakuasi.
Penulis: Yon K












