Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Melihat Eksotisme Pulau Simuk dan Pulau Wunga

Suara Nusantara by Suara Nusantara
9 March 2017
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
Pulau Wunga (Foto: Net)

Pulau Wunga (Foto: Net)

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pulau Simuk (Foto: Net)

Jakarta-SuaraNusantara

Pulau Simuk dan Pulau Wunga, dua pulau yang menjadi bagian dari Kepulauan Nias, baru saja ditetapkan masuk dalam daftar 111 Pulau Kecil Terluar Indonesia.  Sebagai pulau kecil terluar dan terdepan, tentunya kedua pulau ini memiliki posisi strategis meski berada di wilayah terpencil.  Seperti apa sebenarnya wajah kedua pulau tersebut?

Pulau Simuk

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Pulau Simuk memiliki luas 13,04 km2 dan terdiri dari empat desa, yaitu Desa Gobe, Mauva, Gondia, dan Silina. Pulau Simuk masuk dalam wilayah Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan.

Sebagian besar penduduk Pulau Simuk bekerja sebagai petani dan nelayan. Tetapi karena letaknya yang terpencil dan sarana transportasi yang kurang, maka banyak petani dan nelayan tersebut mengalami kesulitan untuk menjual hasil panen maupun tangkapan ikannya ke tempat lain. Akhirnya hasil panen dan tangkapan banyak dikonsumsi sendiri.

Andalan perkebunan utama di pulau ini adalah kopra. Khusus petani kopra, mereka tidak terlalu sulit menjual hasil panenan karena setiap 10 hari sekali ada pedagang datang membeli kopra setengah jadi untuk selanjutnya dibawa dan diproses lebih lanjut di Sibolga.

Rata-rata produksi kopra di Pulau Simuk sekitar 200 ton per bulan dengan harga Rp. 15 ribu/kg.

Total penduduk Pulau Simuk sekitar 3.000 jiwa. Mayoritas beragama Katholik dan hanya sedikit yang beragama Islam. Meski berbeda agama, belum pernah terjadi pertikaian karena masalah SARA di pulau ini. Hal ini lantaran ikatan kekerabatan yang sangat erat di antara penduduk pulau, yang telah terjalin beratus tahun lamanya.

Pulau Simuk dapat dijangkau dari Kota Medan dengan menumpang pesawat SMAC rute Medan-Gunungsitoli-Telo-Padang. Namun untuk mendapatkan tiket ke Telo sangat susah karena jadwal penerbangan terbatas dan pesawat sering rusak.

Alternatif lain bisa ditempuh melalui jalan darat dan laut dari Kota Medan menuju Sibolga, lalu dilanjutkan dengan naik kapal barang menuju Telo. Dari Telo, kita dapat menyewa perahu nelayan untuk menuju Pulau Simuk.

Waktu yang diperlukan dari Telo menuju Pulau Simuk antara 6-7 jam bila perahu nelayan melaju dengan kecepatan 5 knot dan berlayar dalam cuaca yang cerah. Bila sedang ada badai, waktu tempuh jadi lebih lama dan sangat berbahaya.

Di Pulau Simuk ini belum ada infrastruktur yang tersentuh baik dibidang kelautan dan pariwisata, padahal Pulau ini memiliki potensi wisata bahari dan perikanan. Tapi yang sangat mendesak saat ini adalah pembangun pelabuhan, karena masyarakat menderita bila menyeberangi laut menuju pusat kota   karena lokasi pelabuhan pulau ini berada di teluk lautan.

Bila anda berkunjung ke pulau ini, sebaiknya hati-hati saat melangkah di area perkebunan. Mitos yang beredar, ada sejenis ular berbadan kecil tapi sangat berbisa yang hidup di pulau ini. Namun kabar baiknya, ular tersebut konon hanya menyerang orang yang datang dengan maksud jahat.

Pulau Wunga (Foto: Net)

Pulau Wunga

Sementara Pulau Wunga yang terletak di Samudera Hindia, merupakan pembatas NKRI dengan negara India. Pulau  ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Nias Utara. Untuk menuju ke lokasi wisata Pulau Wunga ini ditempuh dalam waktu enam jam dari kota Gunung Sitoli, Pulau Wunga Nias.

Perjalanan dari Gunung Sitoli menuju Afulu via darat dengan kendaraan roda empat dapat ditempuh dengan waktu 4 jam lamanya. Bisa juga menggunakan perahu yang dapat disewa di Pelabuhan Afulu. Jarak dari Afulu ke Pulau Wunga Pulau sekitar 17 kilometer dan perjalanan biasanya memakan waktu 1,5 jam dengan perahu lokal.

Saat Anda masuk ke Wunga, anda akan pertama kali singgah di bagian timur wisata bermisteri ini. Hati-hati karena ada banyak batu karang di sini, kapal berlayar biasanya menempatkan jangkar di luar pintu masuk ke laguna. Alternatif lainnya,  wisatawan juga dapat menyewa perahu di Lahewa, Sirombu atau Pulau Asu.

Pulau Wunga hanya dihuni sekitar delapan kepala keluarga,  tak heran bila suasana di pulau ini sangat sepi. Selain rumah warga, hanya ada bangunan berupa menara mercu suar dan pos penjagaan tentara wilayah.

Pulau Wunga merupakan salah satu pulau terbaik di wilayah Nias Utara, di sini sangat potensial untuk pengembangan objek wisata yang baru serta didukung dengan dibangunnya resort.

Meskipun sekarang masih belum tersedia fasilitas penginapan yang dibangun di Pulau Wungu, ketika hujan datang wisatawan dapat berteduh di salah satu rumah penduduk lokal yang ada. Dalam satu rumah dapat ditempati oleh 5 orang dengan tempat yang sederhana. Dan juga dapat menginap di mercusuar milik pemerintah  yang mampu untuk digunakan 5-10 orang.

Saat cuaca cerah, wisatawan dapat bersenang-senang dipantai yang memiliki pasir putih serta air yang jernih. Jika merasa lapar, para penduduk lokal menjual ikan yang masih segar yang dapat dibakar ditempat, dimana ikan itu dibeli. Selain itu, warga di sana juga membuat ikan asap. Ikan asap yang dibuat warga kemudian  dijual ke pulau terdekat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Cipto/dari berbagai sumber

 

 

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Pilkada Bisa Merusak Profesionalisme Guru
Daerah

Pilkada 2024 Semakin Dekat, Yuk Cek Jadwal dan Tahapan Lengkapnya

by Fifi
5 March 2024

Suaranusantara.com - Setelah pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif...

Beras SPHP disalurkan Bulog Lebak-Pandeglang.(Ist)
Daerah

Perum Bulog Lebak-Pandeglang Salurkan 1.900 Ton Beras SPHP

by Defa
27 February 2024

SuaraNusantara.com - Beras Program Stabilitas Pangan dan Harga Pangan...

Demam Berdarah (DBD)

Kasus DBD di Lebak Banten Meningkat, 4 Orang Meninggal Dunia

24 February 2024
Al Muktabar Berharap Usaha Perikanan di Kawasan Teluk Banten Tumbuh

Al Muktabar Berharap Usaha Perikanan di Kawasan Teluk Banten Tumbuh

18 February 2024
Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

17 February 2024
Tumpukan sampah di TPSA Dengung, Kabupaten Lebak.(Def/SuaraNusantara)

Siapkan TPST, Lebak Akan Olah Sampah Jadi Baku Semen

5 February 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In