Kabupaten Pandeglang – Tercatat sebanyak 200 unit rumah mengalami kerusakan akibat guncangan gempa berkekuatan Magnitudo 6,9 yang berpusat di Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jum’at (2/8/2019).
“Kita monitor dari jam ke jam mengalami peningkatan. Hari ini yang sudah terdata mendekati 200 bangunan mulai rusak berat, ringan dan sedang,” kata Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo kepada wartawan saat meninjau wilayah terdampak gempa, di Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Sabtu (3/8).
Menurut Doni, sebagian warga terutama yang tinggal di wilayah pesisir sudah memahami bagaiamana mengevakuasi diri mencari tempat aman saat gempa terjadi.
“Meski tidak semua lokasi di wilayah Banten terdapat sistem alarm atau alat-alat suara, tapi masyarakat secara otomatis yang tinggal di pesisir meninggalkan,” terangnya.
Sementara, data kerusakan di yang terjadi di kecamatan Mandawangi yang sebelumnya disebutkan sebanyak 40 rumah, kini jumlah tersebut bertambah menjadi 59 rumah.
“Jumlah sementara 59. Hanya data yang rusak ringan, berat dan sedang masih terus kami data,” kata Camat Mandawangi, Entus Bakti.(aep/and)













Discussion about this post