Kabupaten Pandeglang – Pelaku pembunuhan dua pria yang mayatnya ditemukan terbungkus dalam karung yakni AH (46) dan SGP (50) di Kabupaten Pandeglang masih bebas berkeliaran.
Meski sudah mengamankan B dan S yang bertugas membuang kedua mayat ke Perairan Anyer, polisi belum menangkap pelaku yang menghabisi nyawa warga Lebak dan Jawa Barat tersebut.
Baca Juga: Polisi Temukan Titik Terang Kasus Dua Mayat dalam Karung di Pandeglang
Polres Pandeglang beralasan, belum tertangkapnya pelaku lain karena masih disibukkan dengan pengamanan Pemilu yang berdampak pada berkurangnya personel.
“Iya (karena pengamanan Pemilu). Anggota saya saja belum istirahat langsung pengamanan Pemilu. Ini baru bisa istirahat sehari dua hari ini tidur enak,” kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Deddy Hermawan, di kantor Bawaslu Pandeglang, Selasa (23/4/2019).
“Belum ada perkembangan. Nanti akan ada pemeriksaan saksi tambahan,” tambahnya singkat.
Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono memastikan, polisi terus memburu pelaku lainnya termasuk otak di balik pembunuhan tersebut.
“Sejumlah saksi sudah kami periksa, baik dari keluarga, lokasi-lokasi yang mereka kunjungi, lokasi tempat mereka berkumpul. Tinggal nanti menunggu pelaku bisa tertangkap,” ucap Indra.
Hanya saja Indra menerangkan penangkapan tidaklah mudah lantaran harus menggunakan cara tertentu.
“Tersangka lain yang sudah terdeteksi, ini sedang dilakukan upaya pengejaran oleh anggota di lapangan. Namanya cari orang, mungkin perlu teknik yang tidak bisa kita sampaikan (ke publik),” tuturnya.
Baca Juga: Sakit Hati, Remaja Putri di Lebak Habisi Nyawa Teman Sendiri
Meski belum ada perkembangan, Indra menegaskan kasus tersebut bakal dilimpahkan ke Polda Banten.
“Sampai saat ini tidak (upaya pelimpahan), karena kami sudah siap menangani perkara ini. Dari penyidik kami juga sudah siap menangani kasus ini,” tegas mantan penyidik KPK ini.
Dengan mengerahkan berbagai cara, Indra sangat yakin jika jajaran Polres Pandeglang dapat menguak misteri pembunuhan tersebut.
“Kami berupaya terus untuk mencari. Baik dengan cara manual maupun teknologi informasi. Kita mainkan terus untuk bisa segera kita ungkap pelakunya,” kata Indra.(aep/and)













Discussion about this post