Tangerang Selatan – Insiden tergulingnya satu unit armada pemadam kebakaran di BSD Junction pada Selasa (5/2/2019) pagi menelan korban. Sedikitnya satu orang personel Pemadam Kebakaran dilarikan ke Rumah Sakit untuk menjalani operasi karena mengalami luka pada bagian kepala.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Tangsel, Uci Sanusi mengatakan, berdasarkan data terbaru yang diperolehnya terdapat satu anggota Damkar bernama Doni Syahputra menjadi korban insiden tersebut. Saat ini yang bersangkutan, sambung Uci, sedang menjalani proses operasi di OMNI Hospitals Alam Sutera.
“Malam ini, sedang berlangsung operasi anggota kami Doni di RS OMNI. Luka yang dialami lecet dikepala dekat telinga dan tadi pagi tidak dikeluhkan oleh anggota kami. Ternyata siang hari mengeluhkan pusing dan mual,” ujar Uci.
Ia pun meminta seluruh masyarakat Kota Tangsel untuk mendoakan agar operasi yang dijalani anggotanya berjalan dengan lancar dan bisa pulih kembali.
“Mohon doa dari rekan-rekan semua. Dari keluarga dan Dinas Damkar sedang menunggu serta berdoa untuk kelancaran dan kesembuhan Doni,” tambahnya.
Menurutnya, biaya operasi anggota Damkar Tangsel, Doni ditanggung oleh BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
“Yang bersangkutan di ikutkan dalam BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan,” tambahnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa satu unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel terguling di Jalan Pahlawan Seribu, ketika ingin menuju lokasi kebakaran di Puspiptek, Selasa (5/2/2019) pagi.
Mobil yang melaju kencang tersebut, menghindari mobil yang ada di depannya dan terguling. Mobil berplat nomor B 9005 NHA, ini nampak ringsek dibagian depan.
Empat anggota Damkar yang berada di mobil, hanya menderita luka ringan. Namun ada satu personel yang mengalami luka pada bagian kepala. (ger/aul)













Discussion about this post