Kota Tangerang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang akan mengirimkan bantuan untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (6/9/2018) besok.
Hal tersebut setelah terkumpul nya dana bantuan yang dikumpulkan dari guru-guru yang ada di Kota Tangerang beserta pegawai Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
Ketua PGRI Kota Tangerang, Jamaludin mengatakan, dari pengumpulan dana yang dilakukan pihaknya, terkumpul sebanyak Rp 781 juta untuk disalurkan kepada korban gempa Lombok, terutama para guru yang ikut menjadi korban.
“Inshaa Allah besok kami menyerahkan secara langsung bantuan tersebut pada tanggal 6,7,8 September 2018, kurang lebih Rp.781juta, dimana dari anggota PGRI sebanyak Rp.429 juta dan Rp.350juta lebih dari pegawai pemkot Tangerang,” ujarnya, Rabu (5/9/2018).
Jamaludin mengatakan, pengumpulan dana tersebut sebagai bentuk kepedulian para guru terhadap korban gempa yang banyak kehilangan tempat tinggalnya, terutama para guru yang juga ikut menjadi korban.
“Informasi saya dapat dari PGRI Lombok Utara, guru-guru yang terkena musibah ada 1.300 orang, sementara masyarakat NTB kurang lebih 73.000 jadi kami ingin juga menyampaikan kepedulian agar mereka untuk membantu meringankan beban,” ujarnya.
Rencananya, pada kunjungan tersebut, pihaknya akan disambut langsung oleh para Ketua PGRI dan Kepala Dinas yang ada di NTB. Misalnya saja, Ketua PGRI NTB, Kepala Dinas Pendidikan NTB, Pengurus PGRI Lombok Utara dan Timur beserta Kepala Dinas nya.
“Rencananya besok 13 orang berangkat yang terdiri dari pengurus PGRI dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang beserta beberapa jajaran untuk secara langsung menyerahkan bantuan,” ujarnya.
Untuk bentuk bantuan nya sendiri, Jamal mengungkapkan, pihaknya telah mengkonfirmasi kebutuhan yang dibutuhkan para korban. Sehingga, bantuan akan diserahkan dengan berupa uang tunai.
“Kebetulan kita sudah konfirmasi, dan mereka mengatakan bentuk bantuan nya yang dibutuhkan bahan infrastruktur, semen, kayu, dan sebagainya, makanya yang lebih efektif sumbangan uang langsung, nanti Kepala Dinas dan PGRInya akan membangun kan rumah disana,” ujarnya. (akim/nji)












