
Gunungsitoli – SuaraNusantara
Rangkaian acara Pesta Ya’ahowu tahun 2017 di Kota Gunungsitoli, yang dihelat sejak tanggal 23 November 2017, resmi berakhir dan ditutup oleh Walikota Gunungsitoli di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli, Minggu (26/11/2017) malam.
“Dengan demikian, penyelenggaraan Pesta Ya’ahowu Kepulauan Nias Tahun 2017 ini saya tutup secara resmi,” ucap Walikota Gunungsitoli, Lakhömizaro Zebua, lalu mengetuk mic sebanyak tiga kali.
“Sampai bertemu di Nias Selatan tahun 2018,” tambahnya. Kabupaten Nias Selatan dijadwalkan menjadi tuan rumah Pesta Ya’ahowu tahun 2018.
Sebelumnya, Lakhömizaro saat menyampaikan pidato sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama masyarakat, atas segala bentuk dukungan yang diberikan demi suksesnya penyelenggaraan Pesta Ya’ahowu 2017.
Dikatakannya, kegiatan promosi kepariwisataan ini telah diusulkan menjadi salah satu event wisata nasional. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak, terlebih-lebih masyarakat di Kepulauan Nias, untuk mempersiapkan diri.
“Mari melakukan tindakan nyata dengan memanfaatkan peluang yang ada, agar event wisata Kepulauan Nias dapat menjadi event wisata nasional,” ujarnya.
Ketua DPRD Gunungsitoli yang juga hadir pada malam itu, Herman Jaya Harefa, menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara Pesta Ya’ahowu 2017, sehingga pelaksanaan Pesta Ya’ahowu tahun ini cukup meriah.
“Dari berbagai penuturan masyarakat kita, sangat positif,” kata Herman.
Acara penutupan Pesta Ya’ahowu 2017 selanjutnya diisi dengan penyerahan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba, dan hiburan penampilan penyanyi top ibukota.
Seluruh kepala daerah sekepulauan Nias hadir, kemudian unsur-unsur Forkompida, tokoh-tokoh masyarakat, dan pengunjung yang diperkirakan berjumlah ribuan.
Kontributor : Dohu Lase












