Suaranusantara.com- Para mahasiswa Indonesia, termasuk BEM Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jakarta, saat ini sedang aktif melakukan aksi mimbar bebas sebagai respons terhadap dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024.
BEM UPN Veteran berencana mengadakan mimbar bebas dan long march di dalam kampus untuk menyadarkan mahasiswa lainnya akan pentingnya menyadari kemungkinan adanya kecurangan dalam Pemilu 2024.
Dalam aksi tersebut, mereka juga mengkritik Presiden Jokowi dengan mendistribusikan selebaran yang mengulas “Lima Dosa Politik Jokowi”.
Aksi ini diselenggarakan untuk mengajak seluruh anggota kampus Bela Negara agar terlibat dalam menjaga demokrasi.
“Mari mahasiswa, sudah saatnya kita bergerak, jangan biarkan demokrasi mati di negeri ini,” ujar mahasiwa sambil keliling kampus.
Sementara itu, Koordinator Sosial Politik BEM UPNVJ Fadli Yudhistira mengatakan, aksi simbolik di dalam kampus akan terus dilakukan sebagai peringatan bahwa demokrasi tidak bisa dibiarkan mati di negara ini.
“Kami akan terus melakukan aksi. Tiada hari tanpa melawan. Bela rakyat, bela negara,” ujar Fadli.
Selain itu, BEM UPNVJ yang tergabung dalam Distrik Jakarta Selatan, juga menyerukan kepada seluruh kampus di Jakarta untuk bersatu dan melakukan aksi.
Baik di dalam kampus maupun aksi di jalan sebagai bentuk penyadaran mengenai kecurangan pemilu dan kerusakan demokrasi.
“Kami menyerukan kepada seluruh kampus di Jakarta untuk bersatu dan kembali melakukan aksi-aksi pencerdasan, sebagai bentuk penyadaran terhadap kecurangan pemilu dan kerusakan demokrasi hari ini,. Kita belum selesai,” ujar Fadli.***













Discussion about this post