Suaranusantara.com – Memar adalah kondisi di mana kulit berubah warna menjadi biru, ungu, atau hitam akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit.
Memar biasanya terjadi karena cedera fisik, seperti benturan, jatuh, atau terjepit. Memar ringan biasanya tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Namun, ada beberapa jenis memar yang tidak bisa diremehkan karena bisa menunjukkan adanya penyakit serius atau komplikasi.
Berikut ini adalah macam-macam memar yang perlu diwaspadai:
- Memar subkutan, terjadi tepat di bawah kulit. Memar ini bisa disebabkan oleh penggunaan obat pengencer darah, seperti aspirin atau warfarin, yang membuat darah lebih mudah mengalir dan sulit membeku. Memar subkutan juga bisa menandakan adanya gangguan pembekuan darah, seperti hemofilia, trombositopenia, atau leukemia.
- Memar intramuskular, terjadi pada bagian bawah otot. Memar ini biasanya lebih nyeri dan lebih lama sembuhnya daripada memar subkutan. Memar intramuskular bisa disebabkan oleh cedera olahraga, seperti terkilir atau terpukul. Memar intramuskular juga bisa menunjukkan adanya kerusakan otot atau saraf, seperti miopati, neuropati, atau sindrom kompartemen.
- Memar periosteal, terjadi pada tulang. Memar ini sangat jarang dan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan nekrosis atau kematian jaringan tulang. Memar periosteal bisa disebabkan oleh cedera yang sangat keras, seperti patah tulang atau terkena benda tajam. Memar periosteal juga bisa menunjukkan adanya penyakit tulang, seperti osteoporosis, osteomielitis, atau kanker tulang.
Jika Anda mengalami memar yang tidak kunjung sembuh, sangat parah, berulang, atau disertai gejala lain, seperti demam, nyeri, bengkak, atau kesulitan bernapas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Jangan menganggap enteng memar karena bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius.













Discussion about this post