Suaranusantara.com – Puasa Ramadhan tinggal menghitung hari, tentu dalam menyambutnya kesehatan sangat penting untuk diperhatikan apalagi bagi penderita diabetes. Sebab, ketika berbuka akan banyak makanan manis yang disediakan.
Oleh karena itu, Praktisi Kesehatan Masyarakat Dr. Ngabila Salama memberikan tips bagi pengidap diabetes agar tetap aman saat menjalankan puasa Ramadhan.
Pertama, Ngabila menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
“Sebelum puasa penyandang diabetes harus melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu: tekanan darah, gula darah puasa, gula darah 2 jam sesudah makan, dan jika memungkinkan kadar gula per 3 bulan atau disebut HbA1c. Jika ada yang nilainya tidak normal, perlu berkonsultasi dengan dokter untuk terapi (obat) dan anjuran pola makan / kalori lebih lanjut. Melakukan pemeriksaan kadar glukosa darah apabila muncul gejala yang tidak biasa atau tanda hipoglikemia atau hiperglikemia. Penyesuaian dosis dan jadwal pemberian obat atau insulin menurut anjuran dokter,” kata Ngabila dalam keterangan tertulis yang diterima Suaranusantara, Sabtu (2/3/2024).
Setelahnya, kata Ngabila penderita diabetes harus memperhatikan 8 hal ini agar tetap sehat ketika menjalankan puasa ramadhan, antara lain:
1. Menghindari makanan saat sahur dan berbuka yang terlalu manis atau yang mengandung karbohidrat berlebih. Apalagi saat sahur karena akan memicu keadaan hipoglikemia yang cepat nantinya.
2. Makanan berbuka dapat berupa buah-buahan seperti kurma, pisang, melon, pepaya dan lainnya.
3. Mengonsumsi makan malam dan sahur dengan gizi seimbang, tinggi serat, sesuai konsep isi piringku Kementerian Kesehatan RI. Setengah porsi sayur dan buah, setengah porsi karbohidrat dan lauk tinggi protein hewani, rendah gula, garam, dan lemak.
4. Dapat mengonsumsi makanan selingan yang tidak terlalu manis menjelang tidur.
5. Hindari aktivitas fisik dan latihan fisik yang berlebihan.
6. Apabila hasil pemeriksaan kadar glukosa darah < 60 mg/dL atau meningkat > 300 mg/dL puasa dapat dibatalkan.
7. Menyegerakan berbuka dan usahakan makan sahur menjelang waktu imsak (saat puasa akan dimulai).
8. Selalu berkonsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan lainnya selama menjalankan ibadah puasa.













Discussion about this post