SuaraNusantara.com–Jelang debat calon presiden ketiga malam nanti, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunggah tulisan di akun X. Dalam tulisan tersebut, SBY menyinggung dampak tiga pemilu yang akan berlangsung di Asia pada tahun 2024, yaitu pemilu di Indonesia, Taiwan, dan Amerika Serikat (AS).
SBY berpendapat bahwa pemilu-pemilu tersebut akan berdampak pada geopolitik dan keamanan di Asia. Salah satu dampak yang paling dikhawatirkan adalah meningkatnya ketegangan antara China dan Taiwan.
Jika presiden Taiwan yang terpilih adalah sosok yang bergaris keras dan anti-China, maka ketegangan antara kedua negara tersebut bisa semakin meningkat. Hal ini karena China memiliki klaim kedaulatan atas Taiwan, dan tidak akan segan-segan menggunakan kekuatan militer untuk menyatukan Taiwan dengan daratan China.
Baca Juga: Demokrat Bantah Pertemuan Jokowi dan SBY Terkait Reshuffle
Pemilihan presiden AS juga bisa berdampak pada hubungan China-Taiwan. Jika presiden AS yang terpilih juga bergaris keras dan anti-unifikasi Taiwan-China, maka hal ini akan semakin memperburuk hubungan antara kedua negara tersebut.
Selain itu, SBY juga berpendapat bahwa pemilu di Indonesia juga akan berdampak pada geopolitik dan keamanan di Asia. Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20. Oleh karena itu, pemilihan presiden Indonesia akan menjadi perhatian dunia.
SBY berharap bahwa presiden terpilih Indonesia adalah sosok yang memahami pentingnya menjaga stabilitas kawasan. Presiden terpilih tersebut harus mampu memainkan politik luar negeri dan diplomasi yang cerdas untuk mencegah terjadinya konflik di Asia Tenggara dan Asia Timur.
Baca Juga: Dihadiri Kepala Negara se-Asia Tenggara, KTT ASEAN ke-30 Resmi Dibuka
“Agar konflik apapun yang terjadi di Asia Timur dan tentunya Asia Tenggara dapat dicarikan solusi yang lebih “damai” sehingga tidak terjadi malapetaka di kawasan Asia bahkan di dunia, yang bakal memporak-porandakan perdamaian dan keamanan internasional,” kata SBY.













Discussion about this post