Suaranusantara.com – China telah mengumumkan keputusan strategis besar yang akan berdampak signifikan bagi seluruh dunia.
Keputusan tersebut adalah untuk berinvestasi secara besar-besaran pada sumber energi terbarukan, terutama tenaga surya dan angin, di daerah gurun China.
Ini merupakan bagian dari komitmen China untuk mencapai emisi nol pada tahun 2060 dan membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia1.
Menurut China Daily, China telah memasang 100 gigawatt kapasitas energi terbarukan hingga tahun 2026, yang lebih banyak dari jumlah total global saat ini.
Proyek ini adalah fase pertama dari proyek energi terbarukan skala besar di Tengger Desert di wilayah Ningxia Hui, yang terhubung dengan jaringan listrik dan mulai menghasilkan listrik lebih awal tahun ini.
Proyek ini memiliki kapasitas instalasi sebesar 1 juta kilowatt dan diharapkan dapat menghasilkan 1,8 miliar kilowatt jam setiap tahun2.
Proyek ini juga merupakan saluran transmisi daya tinggi pertama China dan mengirimkan listrik bersih ke provinsi Hunan, sebuah daerah yang memiliki lebih dari 66 juta penduduk.
Ini akan membantu mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca di daerah tersebut2.
Strategi energi terbarukan China didasarkan pada sumber daya angin dan surya yang melimpah di wilayah seperti Ningxia, yang menyumbang sekitar 10% dari potensi energi terbarukan total China. Wilayah-wilayah ini juga jarang penduduk dan memiliki dampak lingkungan rendah.
Dengan mengembangkan wilayah-wilayah ini, China dapat mengurangi ketergantungannya pada tenaga batubara, yang merupakan sumber polusi karbon terbesar dan berkontribusi pada pemanasan global3.
Strategi energi terbarukan China juga mencerminkan ambisi China untuk menjadi pemimpin global dalam inovasi dan teknologi.
Dalam Rencana Lima Tahun Baru-nya, China menyoroti fokusnya pada inovasi berbasis teknologi sebagai strategi pengembangan “berbasis inovasi”, bertujuan untuk menjadi pemimpin global dalam inovasi pada tahun 20354.
Salah satu bidang utama yang ingin dicapai prestasinya adalah kecerdasan buatan (AI), yang memiliki banyak aplikasi di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, manufaktur, dan keamanan5.
Strategi energi terbarukan China tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan sendiri, tetapi juga bagi komunitas global. Dengan berinvestasi dalam sumber daya energi bersih, China dapat membantu menangani perubahan iklim dan dampak negatifnya bagi kesehatan manusia dan kesejahteraan.
Dengan mempromosikan inovasi teknologi dan kerjasama dengan negara-negara lain, China dapat berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera.













Discussion about this post