Suaranusantara.com- Mantan Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) membawa dokumen diduga bukti pemerasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Firli Bahuri saat menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, pada Rabu (29/11/2023).
Berdasarkan pantauan Suaranusantara.com, dokumen yang dibungkus map warna biru tersebut diapit tangan kiri SYL saat memasuki gedung Bareskrim Polri.
Dokumen tersebut, diduga berisikan bukti-bukti terkait kasus dugaan pemerasan atau gratifikasi tersangka Firli Bahuri (FB).
Kuasa hukum SYL, Djamaludin Koedoeboen mengatakan, dokumen tersebut nantinya akan diserahkan kepada tim penyidik untuk kebutuhan penyidikan.
“Yang jelas kalau ada dokumen-dokumen itu kalau dibutuhkan oleh tim penyidik. Nanti kalau sudah diterima kita sampaikan kepada teman-teman,” kata Djamaludin saat diwawancarai di Bareskrim Polri, pada Rabu (29/11/2023).
Sebelumnya, Tim penyidik Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang tersangka kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) RI, pada Rabu (29/11/2023).
Adapun ketiga tersangka tersebut yakni mantan Mentan, SYL dan Sekretaris Jenderal Kementan RI, Kasdi Subagyono serta Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Muhammad Hatta diperiksa tim penyidik Bareskrim Polri.
Ketiganya diperiksa, terkait kasus dugaan pemerasan atau gratifikasi dengan tersangka Ketua KPK RI nonaktif, Firli Bahuri. (IF)













Discussion about this post