Suaranusantara.com- SPBU Vivo dan BP bergabung dengan Pertamina dan Shell untuk menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) per 1 November 2023.
Penurunan harga BBM di SPBU BP berkisar antara Rp 220 hingga Rp 1.080 per liter, sedangkan di SPBU Vivo, penurunannya berkisar antara Rp 300 hingga Rp 1.050 per liter.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kompas.com pada Rabu (1/11/2023), secara rinci, penurunan harga BBM di SPBU BP melibatkan beberapa jenis BBM.
Untuk BBM jenis BP 92, harganya turun sebesar Rp 220, menjadi seharga Rp 14.360 per liter dari sebelumnya Rp 14.580 per liter.
Sementara itu, harga BP Ultimate mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 1.080, menjadi dijual sebesar Rp 15.270 per liter dari harga sebelumnya Rp 16.350 per liter.
Untuk jenis BBM BP Diesel, harganya turun Rp 260 menjadi seharga Rp 16.980 per liter dari harga sebelumnya Rp 17.240 per liter.
Di sisi lain, pada SPBU Vivo, terjadi penurunan harga BBM untuk jenis Revvo 90 sebesar Rp 300, menjadikannya seharga Rp 12.200 per liter dari harga sebelumnya Rp 12.500 per liter.
Untuk jenis BBM Revvo 92, harga turun Rp 980 menjadi Rp 14.100 per liter, dari harga sebelumnya Rp 15.080 per liter. Sedangkan harga Revvo 95 turun sebesar Rp 1.050, menjadi seharga Rp 15.100 per liter, dari harga sebelumnya Rp 16.150 per liter.
Berikut adalah daftar harga BBM BP dan Vivo yang mulai berlaku per 1 November 2023:
Harga BBM BP:
BP 92: Rp 14.360 per liter
BP Ultimate: Rp 15.270 per liter
BP Diesel: Rp 16.980 per liter
Harga BBM Vivo:
Revvo 90: Rp 12.200 per liter
Revvo 92: Rp 14.100 per liter
Revvo 95: Rp 15.100 per liter
Penurunan harga BBM ini memberikan kabar baik bagi konsumen yang akan merasakan keringanan biaya bahan bakar saat mengisi tangki kendaraan mereka. Semoga penurunan ini dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat dan mobilitas transportasi di Indonesia.(kml)













Discussion about this post