Suaranusantara.com- Wamendes PDTT Paiman Raharjo angkat bicara terkait video yang beredar saat dirinya hadir pada rapat internal relawan Sedulur Jokowi.
Paiman Raharjo sampaikan jika pertemuan itu dilaksanakan di kediaman Waketum Sedulur Jokowi, Agus Toto.
Paiman Raharjo mengakui jika kehadirannya dalam rapat tersebut mewakili sebagai ketua umum Sedulur Jokowi bukan sebagai Wamendes PDTT.
“Itu rapat internal DPP Sedulur Jokowi, di rumah Waketum Agus Toto yang rutin digelar 3 bulan sekali yang kebetulan saya hadir sebaga Ketum Sedulur Jokowi dan bukan atas nama Wamendes” ujar Paiman Raharjo
Baca Juga :Â Rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia Terkait Pencegahan dan Penanganan Cacar Monyet
Menurutnya, pertemuan dirinya dengan relawan Sedulur Jokowi itu seharusnya tidak perlu diperdebatkan. Pasalnya, memasuki masa kampanye pada pilpres 2024 itu, setiap orang berhak unutk menentukan sikap politiknya.
“Ini wujud demokrasi dan kebebasan, dan belum memasuki masa kampanye, dimana setiap orang memiliki hak untuk berpendapat dan menentukan sikap, apa saya salah tegak lurus ke jokowi dan keluarganya, nama relawannya saja sedulur jokowi dan saat saya menyampaikan arahan selaku ketum” katanya
“Jadi ngak ada hubungannya dengan jabatan saya sebagai Wamendes” tegas dia
Lebih lanjut, Paiman beberkan hasil dalam pertemuan yang ia hadiri itu. Ia tegas sampaikan jika dirinya memberikan arahan ke relawan Sedulur Jokowi untuk tegak lurusn membantu Gibran.
Baca Juga :Â PDIP: Terpilihnya Gibran Cawapres Lawan adalah Pembangkangan Politik terhadap Konstitusi
“Saya selaku KETUM menyampaikan agar tegak lurus membantu Gibran sesuai dengan namanya relawan Sedulur Jokowi, namun jika ada yang tidak sepaham dipersilahkan para anggota dan simpatisan Sedulur Jokowi bebas menentukan pilihannya masing-masing sesuai pilihannya,” imbuhnya
Diakhir, Paiman sampaikan jika dirinya tidak melibatkan diri sebagai kepanitiaan mengingat dirinya merupakan pejabat negara dan menyerahkan kegiatan Sedulur Jokowi ke pengurus lainnya.
“Untuk menjaga independensi saya sebagai pejabat negara, maka saya tidak melibatkan diri dari kepanitiaan, dan menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran pengurus DPP yang di komandoi oleh bapak Agus Totok dan Prof.Dr. Bambang Saputra,S,H, M.H dan saya tidak perlu tampil karena ada larangan bagi pejabat terlibat kampanye jika tidak ada ijin” ucap dia
Baca Juga :Â PDIP: Terpilihnya Gibran Cawapres Lawan adalah Pembangkangan Politik terhadap Konstitusi
“Maka saya sebagai warga negara Indonesia yang baik, mentaati ketentuan tersebut sehingga saya menyerahkan kegiatan Sedulur Jokowi kepada waketum dan sekjen, justru ini pendidikan politik yang baik dan sehat, yang namanya pertemuan pengurus DPP sedulur jokowi boleh dong saya selaku KETUM memberikan pesan-pesan,” tutup Paiman.(Red)(













Discussion about this post