Suaranusantara.com – Kebakaran yang terjadi di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, membuat AirNav Indonesia angkat bicara. Karena asap tebal yang Pihaknya menyatakan akibat kebakaran tersebut menganggu penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, karena asap tebal terus tinggi mengangkasa.
Sekertaris AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro mengatakan, akibat peristiwa kebakaran ini, pihaknya menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A3092-23. Tujuannya untuk memberikan pemberitahuan kepada seluruh penerbangan, guna menjaga keselamatan hingga mengurangi keterlambatan di Bandara.
“Hingga saat ini ada 7 maskapai yang terganggu akibat kebakaran sampah tersebut,” ungkap Hermana melalui pres release yang diterima suaranusantara.com, Kota Tangerang, Minggu, (22/10/2023).
Sambung dia, jika dirinci 7 maskapai yang terdampak seperti, UTC BTK6345 WAHI-WIII DIVERT TO WAHI, 0800UTC LNI779 WAAA-WIII DIVERT TO WAHI, 0805 UTC BTK6595 WARR-WIII DIVERT TO WAHI, ANA855 RJTT 0143-WIIII DVT TO WSSS ATA 1001, 0833 UTC GIA879 RKSI-WIII DIVERT TO WIPP, 0900 UTC GIA713 YSSY – WIII DIVERTED TO WAHI dan 0922 LNI637 WIGG-WIII DIVERT TO WIPP.
Masih kata dia, pihaknya juga telah berkoordinasi mengenai skenario pengoperasian penerbangan heli water bombing oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sehingga api yang terbakar pada TPA Rawa Kucing bisa lebih cepat dipadamkan.
“Kami mendukung upaya penanggulangan kebakaran yang dilakukan oleh BNPB,” katanya.
Menurut dia, Perusahaan Umum Lembaga Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) telah mengambil langkah-langkah mitigasi dengan menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A3092-23.
Lebih lanjut, pihaknya juga telah berkoodinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), stasiun meteorologi Bandara CGK. Tujuannya untuk mengetahui informasi angin dalam satu minggu ke depan.
“Hal ini dilakukan untuk memperbarui informasi mengenai prediksi arah angin dalam satu minggu ke depan,” pungkas Hermana. (RD)













Discussion about this post