SuaraNusantara.com – Kabar mengenai putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka yang akan mencalonkan diri menjadi bakal calon wakil presiden (Cawapres) dampingi Prabowo Subianto terus merebak.
Apalagi sinyal diperkuat dengan deklarasinya partai Golkar yang mengusung Gibran Rakabuming sebagai Cawapres Prabowo.
Komisari Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok mengomentari mengenai kabar Walikota Solo tersebut.
Baca Juga:Â Kaesang Pangarep Bercanda Soal Gibran Masuk Golkar: Yah, Kecewa Enggak Masuk PSI
Menurutnya, Gibran belum teruji jika dirinya mencalonkan diri sebagai Cawapres.
Ahok mengatakan jika Gibran baru saja menjabat sebagai Walikota Solo selama tiga tahun.
kata Ahok, belum mempunyai pengalaman lengkap, baik di legislatif, eksekutif, maupun nasional, seperti berada di DPR RI, sehingga dianggap belum mengerti.
“Anda jadi wali kota baru 2 tahun 3 tahun, kan belum teruji. Ini urus negara loh. Mau jadi Presiden loh,” kata Ahok kepada awak media, Jumat, 20 Oktober 2023.
Baca Juga:Â Kucing British Shorthair yang Berkelas: Mahal dan Mengagumkan
“Kalau Anda belum lengkap, belum pernah di legislatif, belum nasional ya, maksudnya DPR. Kan DPR belum ngerti nih, pemerintahan seperti apa. Anda belum pernah di eksekutif yang tingkat Provinsi, Anda gak ngerti,” ujar Ahok.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan mengaku lebih memilih Ganjar-Mahfud sebagai pasangan capres-cawapres 2024, karena dianggap lebih teruji.
“Nah yang pasti kalau buat saya, misal Mas Gibran jadi maju, ya saya pilih Ganjar sama Mahfud lah, karena lebih teruji kan,” ujar Ahok. (Alief)













Discussion about this post