Suaranusantara.com – Kasus kontroversial kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial dan di antara warganet, meskipun kasus ini menghebohkan publik sejak tahun 2016.
Jessica Wongso dinyatakan bersalah atas kematian Wayan Mirna Salihin pada tanggal 6 Januari 2016. Dia dituduh memasukkan racun sianida ke dalam kopi Vietnam milik sahabatnya tersebut.
Atas tuduhan ini, pengadilan menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Jessica Wongso.
Baca Juga :Â Ingat Kopi Sianida? Netflix Tayangkan Dokumenter Kasus Jessica Wongso
Berita terbaru, Selasa (10/10/2023), menjelaskan bahwa kasus kopi sianida Jessica Wongso kembali menjadi viral setelah Netflix merilis film dokumenter berjudul “Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso” pada Kamis (28/09/23) yang lalu.
Film dokumenter berdurasi 90 menit ini menyoroti berbagai pertanyaan yang masih belum terjawab seputar persidangan Jessica Wongso. Penonton akan dapat melihat kronologi persidangan yang intens hingga akhirnya Jessica Wongso dinyatakan sebagai tersangka.
Netflix juga menampilkan rekaman persidangan yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Melalui film ini, penonton akan terpapar kepada berbagai kemungkinan yang masih menjadi misteri. Selain itu, sistem peradilan di Indonesia juga mendapat sorotan tajam dalam film dokumenter ini.
Baca Juga :Â Ferdy Sambo, Eks Kadiv Propam Polri, Kembali Jadi Sorotan dalam Dokumenter Netflix tentang Kasus Jessica Wongso
Film tersebut juga melibatkan berbagai narasumber yang memiliki keterkaitan dengan kasus kematian Mirna Salihin. Salah satunya adalah Edi Darmawan Salihin, ayah dari Mirna Salihin, yang sangat bertekad untuk membawa Jessica Wongso ke pengadilan. Ia yakin bahwa Jessica adalah otak di balik kematian putrinya.
Saudara kembar Mirna, Sandy Salihin, yang saat ini tinggal di Jerman bersama keluarganya, juga menjadi salah satu narasumber. Dalam wawancaranya, Sandy mengungkapkan bahwa ia dan Mirna sangat menyukai kopi.
Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan, juga ikut serta dalam film dokumenter ini. Dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier, Otto Hasibuan menyatakan keyakinannya bahwa Jessica 99.9 persen tidak bersalah. Dia juga menyayangkan bahwa hakim tidak mempertimbangkan segala kemungkinan yang ada.
Baca Juga :Â Bebas dari Penjara, Ammar Zoni Langsung Jemput Anak
Film ini juga melibatkan sejumlah narasumber lainnya, termasuk Prof Eddy OS Hiariej (Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia), Devi Siagian (Manager di Cafe Olivier), Rangga Saputro (Barista di Cafe Olivier), Sandhy Handika (Jaksa Penuntut Umum), Reza Indragiri (Ahli psikologi forensik), dan masih banyak lagi.(red)













Discussion about this post