SuaraNusantara.com – Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS Suswono menyatakan slogan perubahan bukan berarti menghapus sepenuhnya rencana pemerintahan Presiden Jokowi. Ia menjamin kalau itu tidak akan terjadi.
“Hijrah harus ada perubahan hijrah adalah perubahan dan koalisi kita sudah tepat namanya koalisi perubahan untuk Persatuan jadi tidak perlu takut kata perubahan,” ujar Suswono dilansir dari Youtube PKS, Senin (12/6/2023).
Surwono mengatakan masih banyak yang gagal memahami makna perubahan. Lantaran perubahan yang akan dilakukan akan menghapus peninggalan dari presiden sebelumnya.
“Masih banyak alergi seolah olah apa yang sudah disiapkan oleh presiden saat ini akan dihapus oleh pak Anies, tidak. Kalau yg baik pasti dilanjutkan ditingkatkan yang belum baik diperbaiki agar lebih baik lagi,” ujarnya
Surwono mengatakan kalau maksud perubahan yang dilakukan oleh Bacapres Anies Baswedan perbaikan lebih baik. Sebagaimana diajarkan dalam agama islam untuk jadi lebih baik.
“Karena apa, karena tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya dan tahun berikutnya harus lebih baik dari tahun ini begitu kata hadis kalau sama aja kita rugi apalagi tidak lebih baik brarti celaka l,” tuturnya
Surwono mendorong kader PKS untuk galang kekuatan agar Anies Baswedan jadi presiden. Tujuannya untuk membuktikan kalau perubahan yang dibawa untuk lebih baik.
“Jadi karena itu siap berubah siap melakukan perubahan maka kuncinya satu
buktikan Anies baswedan jadi Presiden RI,” tutupnya (edw).













Discussion about this post