Suaranusantara.com – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengukuhkan diri sebagai pimpinan partai politik di Indonesia yang akan terus berkonsisten menggerakkan cinta lingkungan hidup, memperjuangkan kelestarian alam dan lingkungan.
Dalam Rakernas III PDI Perjuangan, Megawati menginstruksikan secara langsung kepada seluruh kader partai untuk menjaga dan memelihara laut dan lingkungan hidup secara serius dan sungguh-sungguh.
Terbaru, Megawati menuturkan dirinya telah menginstruksikan kepada Gubernur Bali yang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Bali (Wayan Koster-red) untuk membuat konsep masa depan 100 tahun Bali.
“Saya meminta agar membuat konsep masa depan 100 tahun Bali, karena harus dikompilasi dengan perubahan lingkungan dan global warming (pemanasan global),” ungkap Megawati saat penutupan Rakernas III PDI Perjuangan di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (8/6/2023).
Megawati juga mengingatkan bahwa jangan pernah melupakan bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara kepulauan terbesar didunia.
“Dan laut dapat membuka ruang bagi jutaan penciptaan lapangan kerja, sekiranya ini digarap serius dari hulu ke hilir,” paparnya.
Sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati mengaku bangga atas sikap dan kebijakan partai telah menempatkan laut sebagai jalan masa depan.
“Saya berbangga bahwa PDI Perjuangan menempatkan laut sebagai jalan masa depan kita,” ungkapnya.
Presiden ke-5 Republik Indonesia ini juga meminta agar pulau-pulau di Indonesia harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Pulau-pulau ini harus dimanfaatkan melalui politik tata ruang, pembangunan koridor strategis, dan sekaligus memastikan keberpihakan PDI Perjuangan terhadap kelestarian lingkungan,” jelas Megawati.
Selain itu, Megawati pun telah meminta kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk intensif melakukan penelitian terhadap laut Indonesia, sehingga dapat diinventarisasi apa saja yang terkandung didalamnya.
“Saya telah perintahkan BRIN untuk terus melakukan penelitian laut kita, supaya mengetahui arus apa saja yang masuk kedalam lingkaran arus laut Indonesia. Jenis ikan apa saja yang kita hasilkan, dan rumput laut apa saja yang harus kita lestarikan,” tegasnya.(ADT)













Discussion about this post