Suaranusantara.com – Anies Baswedan adalah sosok yang sudah diusung menjadi bakal calon presiden untuk Pemilu 2024 oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada 3 Oktober 2022 lalu.
Setelah NasDem resmi mengumumkan dukungan untuk Anies Baswedan maju di Pilpres 2024, tak lama setelahnya, dua partai oposisi pemerintah, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat ikut mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Koalisi partai politik pendukung Anies pun dinamakan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Meski sudah sekitar 7 bulan sejak pencalonannya, Anies tidak memberikan dampak peningkatan elektoral atau efek ekor jas (coattail effect) yang dahsyat kepada elektabilitas NasDem, Demokrat dan PKS.
Survei terbaru Litbang Kompas pada Mei 2023 mencatat elektabilitas partai pendukung Anies Baswedan mengalami penuruan suara. Bahkan sebagai seorang sosok bakal Capres pun, hasil survei menunjukkan Anies Baswedan tidak mampu bersaing dengan tokoh kontestan Capres Pemilu 2024 lainnya.
Berikut ini hasil survei Litbang Kompas per bulan Mei 2023 :
Elektabilitas partai politik pengusung Anies Baswedan
a.NasDem hasil survei Januari 2023 = 7,3% menjadi 6,3% pada Mei 2023.
b.Demokrat hasil survei Januari 2023 = 8,7% menjadi 8% pada Mei 2023.
c.PKS hasil survei Januari 2023 = 4,8% menjadi 3,8%.
Dalam catatannya, Litbang Kompas menulis PKS diprediksi tidak lolos ke parlemen di Pemilu 2024.
Elektabilitas Anies sebagai tokoh nasional dibandingkan dengan 2 bakal capres lain
a.Ganjar Pranowo = 22,8%
b.Prabowo Subianto = 24,5%
c.Anies Baswedan = 13,6%
Elektabilitas Anies dalam simulasi tiga capres
a.Ganjar Pranowo = 40%
b.Prabowo Subianto = 36,8%
c.Anies Baswedan = 23,2%
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas periode Mei 2023, terlihat Anies Baswedan membawa efek buruk kepada partai pengusungnya, sesuai dengan teori efek ekor jas, dimana sosok populer dan dipilih masyarakat akan membawa peningkatan elektoral bagi partai pendukungnya, pun sebaliknya jika sosok tersebut minim pilihan masyarakat akan menyebabkan menurunnya elektabilitas partai pengusungnya. (ADT)













Discussion about this post