Suaranusantara.com – Sumur resapan karya Anies Baswedan yang banyak diprotes publik lantaran keberadaannya dinilai tidak efektif untuk mengatasi banjir Jakarta, kini mendapatkan sentuhan perbaikan dari Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Publik sempat mewacanakan bahwa sumur resapan ‘warisan’ Anies tersebut lebih baik dibongkar saja dan diganti dengan terobosan baru, namun Heru Budi memilih memperbaiki sumur resapan untuk mengatasi banjir dengan cara melakukan modifikasi pada drainase vertikal tersebut.
Sumur resapan model baru tersebut dibuat oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan. Instalasinya dipasang di 200 lokasi di Jakarta Selatan dalam rangka untuk mengantisipasi banjir dan genangan air.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Selatan, Santo mengatakan drainase vertikal ini terbilang model baru lantaran memadukan galian manual yang dilanjutkan dengan sistem pengeboran menggunakan mesin dan memiliki kedalaman sekitar 20 meter sampai 25 meter per unitnya.
Santo menuturkan bahwa pekerjaan pembuatan sumur resapan dengan ukuran yang baru ini telah mulai dilakukan dan direncanakan akan dikerjakan disepanjang tahun 2023.
Santo menjelaskan bahwa pengerjaan yang dimaksud adalah dengan penggalian tanah hingga kedalaman 3 meter, kemudian dipasangi buis beton berdiameter 1 meter. Tahap selanjutnya adalah tanah dibor menggunakan mesin sedalam sekitar dua puluh meter dengan menanam pipa sebesar empat inch.
“Drainase Vertikal model baru ini dilakukan supaya penanganan banjir dan genangan dapat lebih maksimal,” ujar Santo kepada wartawan, (12/5/2023).(ADT)













Discussion about this post