Suaranusantara.com – Tim hoki indoor putra Indonesia meruntuhkan dominasi Malaysia seusai memastikan medali emas pada SEA Games XXXII/2023 di Dinosaur Park Hall, Phnom Penh, Kamboja, Minggu.
Indonesia mengalahkan Negeri Jiran melalui penalty shoot-out (semacam adu penalti dalam sepak bola) dengan skor 2-1 setelah pada babak reguler bermain imbang 3-3.
Kemenangan tersebut menjadi fantastis mengingat skuad Merah Putih tertinggal lebih dulu 0-3 dari Negeri Jiran di Dinosaur Park Hall, Phnom Penh, Kamboja.
Pertandingan final Indonesia melawan Malaysia berlangsung sengit sejak awal. Skuad Merah Putih menurunkan lima pemain yakni Chandra Prawesti, Prima Santoso, Alam Fajar, Revo Prilliando, Muhamad Alfiana, dan Andrea Guntara.
Sedangkan Malaysia hadir dengan line-up Firdaus Omar, Muhamad Azhar, Khaliq Hamirin, Faridzul Mohd, dan Khairul Kamaruzaman.
Kedua tim bermain ngotot sejak pluit dibunyikan. Indonesia tertinggal lebih dulu melalui tiga gol beruntun Malaysia.
Hebatnya, Firdaus dan kawan-kawan berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan yang membuat pertandingan berlanjut ke babak penaly shoot-out
Lebih dari itu, kemenangan ini juga sekaligus meruntuhkan dominasi Malaysia yang sejak hoki indoor dipertandingkan pada SEA Games XXIX/2017 di Kuala Lumpur, Malaysia selalu meraih medali emas pada sektor putra.
Keberhasilan tim hoki indoor putra mencatatkan sejarah di SEA Games 2023 tentu bukan karena keberuntungan. Proses panjang telah Prima Santoso dan kawan-kawan lalui.
Asisten Pelatih Timnas Hoki Indoor putra Irwan Hermawan mengatakan persiapan skuad Merah Putih telah dilakukan lebih dari satu tahun. Selain berlatih, serangkaian pertandingan uji coba telah mereka lakukan. ( RIFKY/M-UBL )













Discussion about this post