Suaranusantara.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan adanya potensi banjir rob dipesisir Jakarta hingga 9 Mei 2023. Untuk itu, masyarakat khususnya yang tinggal diwilayah pesisir dihimbau untuk waspada.
“Masyarakat dihimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangannya, (7/5/2023).
Isnawa menuturkan bahwa potensi kenaikan tinggi permukaan air laut ini karena adanya fenomena fase bulan purnama pada tanggal 05 Mei 2023 kemarin.
“Berdasarkan pengamatan data water level dan perkiraan terhadap kondisi pasang surut (air laut-red), banjir pesisir (rob-red) berpotensi terjadi dibeberapa wilayah pesisir Indonesia, diantaranya pesisir utara DKI Jakarta,” papar Isnawa.
Karena itu, pihaknya menghimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.
“Jika menghadapi atau mengetahui keadaan darurat yang membutuhkan bantuan, segera hubungi call center Jakarta Siaga 112,” ucapnya.
Sebagai informasi, banjir rob kerap terjadi di wilayah pesisir Jakarta. Potensi banjir rob periode sebelumnya terjadi lantaran adanya fenomena super new moon atau fase bulan baru yang bersamaan dengan jarak terdekat bulan ke bumi pada tanggal 20 Februari 2023 lalu dan berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.(ADT)













Discussion about this post