SuaraNusantara.com – Sholat witir adalah salah satu sholat sunnah yang dianjurkan dilakukan oleh umat muslim.
Sholat witir dilakukan setelah sholat isya’ atau saat bulan suci Ramadhan dilakukan setejah sholat tarawih dan sebelum sholat wajib subuh.
Sholat witir bisa dilakukan dengan satu rakaat atau tiga rakaat haruslah ganjil.
Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan sholat witir sebagai penutup dari sholat-sholat yang dilakukan umat Muslim dalam satu hari.
اِجْعَلُوْا اٰخِرَ صَلَاتِكُمْ مِنَ الَّليْلِ وِتْراً
Artinya: “Jadikanlah akhir sholat kalian semua di malam hari dengan dengan sholat witir” (HR Bukhari)
Berikut lafal niat sholat witir:
- Niat Sholat Witir Satu Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallî sunnatan minal witri rak’atan lillahi ta’âlâ
Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah ta’ala.”
- Niat Sholat Witir Dua Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallî sunnatan minal witri rak’ataini lillahi ta’âlâ
Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta’ala.”
Sholat witir bisa dilakukan dengan satu rakaat atau tiga rakaat.
Jika dilakukan dengan satu rakaat, maka setelah membaca surat Al Fatihah, dibaca satu ayat atau lebih dari Al-Quran, kemudian dilakukan ruku’, sujud, dan duduk di antara dua sujud.
Jika dilakukan dengan tiga rakaat, maka setelah dua rakaat pertama, dilakukan salam sementara untuk mengakhiri sholat dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan satu rakaat terakhir.
Sholat witir dianjurkan dilakukan pada waktu malam, setelah sholat isya’ dan sebelum sholat subuh. Namun, jika seseorang khawatir tidak bisa bangun untuk sholat witir pada malam hari, maka boleh dilakukan pada waktu sebelum sholat subuh.
Dalam melakukan sholat witir, kita dapat membaca doa qunut setelah ruku’ pada rakaat terakhir atau pada rakaat pertama jika dilakukan dengan satu rakaat.
Meskipun sholat witir tidak diwajibkan, namun Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya untuk melaksanakan sholat witir sebagai tanda kecintaan dan kepatuhan kita kepada Allah SWT, serta sebagai sarana untuk memperoleh pahala dan keberkahan dari-Nya. (Alief)













Discussion about this post